Gowa, Indonesiawatch.id – Anggota Polres Gowa menjaga ketat Annar Salahuddin Sampetoding (ASS), tersangka sindikat uang palsu hasil pabrik di Perpustakaan Kampus II Alauddin Makassar.
Kapolres Gowa, AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak, pada akhir pekan kemarin menyampaikan, sejumlah personel menjaga ketat Annar di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Makassar.
Baca juga:
Ini Motif Komplotan Pabrik UIN Alauddin Cetak Uang Palsu
“Satu malam empat [personel] kita siagakan di sini [RS Bhayangkara Makassar],” kata dia.
Ia menjelaskan, pada Sabtu malam, (28/12), sekitar pukul 22.30 Wita, penyidik membawa Annar ke RS Bhayangkara Makassar karena kondisi kesehatannya menurun pascaditetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan penahanan.
“Pada saat kita melakukan penahanan, ternyata kondisi kesehatan yang bersangkutan drop,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Annar mempunyai riwayat sakit jantung dan prostat. Karena kondisi tersebut, penyidik membantarkan Annar hingga beberapa hari.
“Kita bantarkan sampai beberapa hari, kita lihat kondisi yang bersangkutan,” kata Reonald.
Sebelum menyandang status tersangka sindikat uang palsu dari pabrik di Perpustakaan Kampus II UIN Alauddin Makassar di Gowa, Sulsel, Annar menjalani pemeriksaan sebagai saksi sejak Jumat, (27/12).
Reonald enggan menyampaikan peran Annar secara detail dalam kasus sindikat pembuatan uang palsu di kampus tersebut karena baru akan dirilis pada hari ini. “Kapolda yang rilis hari Senin [30/12],” ujarnya.
[red]







