Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Collection

Polisi: Rektor UIN Alauddin Berperan Besar dalam Pengungkapan Pabrik Uang Palsu

Avatarbadge-check


					Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhanis, geram kampusnya dijadikan Perbesar

Rektor UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhanis, geram kampusnya dijadikan "pabrik" uang palsu. (Indonesiawatch.id/Ist)

Makassar, Indonesiawatch.id – Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. ‎Hamdan Juhanis, mempunyai peran signifikan dalam mengungkap “pabrik” uang palsu di kampusnya.

Reonald kepada wartawan pada akhir pekan ini menyampaikan, Prof. Hamdan sangat membantu polisi dalam mengungkap pabrik uang palsu di Perpustakaan Kampus UIN Alauddin.

Baca juga:
Polres Gowa Bakal Miskinkan Tersangka Utama “Pabrik” Uang Palsu UIN Alaudidin

Ia menuturkan, awalnya berkoordinasi dengan Prof Hamdan setelah mendapatkan informasi bahwa diduga ada “pabrik”‎ uang palsu di di Kampus UIN Alauddin.

Prof. Hamdan,‎ kata Reonald, sangat kaget mendapat informasi tersebut. Dia kemudian menanyakan di bagian mana lokasinya. “Ini sementara kita cari Prof,” Reonald menuturkan.

Prof Hamdan lalu aktif mencari informasi tentang keberadaan atau lokasi pabrik uang palsu di Kampus UIN Alauddin. Menurut Reonald, jika Prof. Hamdan tidak membantu, penyidik akan kesulitan mengungkap pabrik uang palsu di dalam kampus tersebut.

“Kampus ini kan luas. Mungkin jika Prof tidak bantu, butuh waktu lama. Tapi atas bantuan Pak Rektor, kita temukan dalam waktu satu malam,” ujarnya.

Reonald mengungkapkan, Prof Hamdan didampingi wakil rektor I dan II serta beberapa pejabat UIN Alauddin lainnya hadir saat mesin pencetak uang palsu seharga Rp600 juta ditemukan di Gedung Perpustakaan UIN Alauddin.

Prof Hamdan ‎geram atas ulah atau perilaku bawahannya, yakni Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, Andi Ibrahim, yang menjadikan kampus sebagai tempat untuk membuat uang palsu.

“Selaku pimpinan tertinggi di UIN saya marah, malu, tertampar,” ujarnya.

Ia menyampaikan, berbagai upaya untuk membuat nama baik yang dilakukan seluruh kalangan di UIN Alauddin sirna hanya gegarah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Setengah mati kami membangun kampus, reputasi, bersama pimpinan dengan sekejap dihancurkan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan

23 October 2026 - 12:36 WIB

Penasehat Khusus Presiden Datangi Sidang Gabriel di PN Jakarta Utara (Ist.)

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)
Populer Berita Hukum