Bone, Indonesiawatch.id – Polres Bone masih mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan pelaku untuk menambak pengacara Rudi S Gani di rumahnya pada malam tahun baru 2025.
“[Jenis senjata] belum [diketahui],” kata IPTU Rayendra Muhtar, Kasubsi PIDM Sihumas Polres Bone, Rabu petang, (1/1).
Baca juga:
Polisi Buru Pelaku Penembakan Pegacara Rudi S Gani di Bone
Ia menjelaskan, untuk mengungkap jenis senjata yang digunakan pelaku, pihaknya telah menyerahkan proyektif peluru ke Labortorium Forensik (Labfor).
“Untuk kepastianya, proyektilnya itu dibawa ke laboratorium forensik,” kata dia.
Rayendra menyampaikan, penyidik telah memeriksa sejumlah pihak untuk mengungkap pelaku kasus penembakan yang menewaskan pengacara Rudi S Gani tersebut.
“Siapapun akan kami periksa yang ada hubungannya atau ada informasi yang dapat diberikan kepada kami, kami akan melakukan pemeriksaan,” katanya.
Saat ini, lanjut dia, telah dibentuk tim gabungan terdiri dari beberapa satuan untuk mengungkap dan menangkap pelaku penembakan terhadap pengacara Rudi S Gani.
“Ada beberapa tim gabungan seperti Intel, Reskrim, Polsek, sudah terbentuk untuk mengungkap pelaku di peristiwa tersebut,” ujarnya.
Sebelumnya, pengacara Rudi S Gani tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) pada malam tahun baru 2025 di rumahnya di Desa Pattuku Limpoe, Kecamatan Lappariaja, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Saat itu korban bersama dengan keluarga melakukan makan bersama berhubungan dengan adanya pergantian tahun,” ujarnya.
Sebelum makan malam, korban Rudi S Gani sedang berada di ruang kerjanya. Tiba-tiba terdengar suara letusan dari luar ruangan atau luar rumah.
“Kemudian korban ditemukan oleh istrinya tergeletak tidak sadarkan diri dan bersimbah darah di wajahnya,” kata Rayendra.
Korban kemudian dilarikan ke puspkesmas setempat. Namun sebelum sampai ke puskesmas, Rudi S Gani sudah meninggal dunia akibat tembakan di bagian wajah.
“Dari hasil sementara, ada dari puskesmas laporan pada saat itu adanya luka tembak di bawah mata kanan korban,” katanya.
Polisi masih terus mendalami kasus penembakan ini guna mengungkap dan menangkap pelaku serta mengetahui motif dari aksi tersebut.
Sementara itu, kakak kandung korban Rudi S Gani, Burhan S. Gani, menyampaikan, peluru yang ditembakan diduga dari halaman rumah. Peluru tersebut mengenai dekat mata kanan. Korban langsung jatuh tersungkur.
Selum kejadian tersebut, ada kendaraan roda empat atau mobil yang berhenti sejenak dan tanpa mematikan mesin di depan rumah korban. Setelah aksi penembakan tersebut, kendaraan tersebut kemudian melaju.
Senada dengan Burhan, istri mendiang Rudi S. Gani, Maryam, menyampaikan, ada seorang pria dan masuk ke halaman rumah.
“Saya sempat ihat ada pria masuk tapi agak samar dan saya tidak terlalu perhatikan wajahnya,” kata dia.
[red]






