Menu

Dark Mode
Marcella Santoso, Modus Penggunaan Buzzer & Halangi Proses Hukum Kasus Korporasi Besar Waspada Manipulasi Opini Publik Demi Operasi Penyelamatan Kerry Riza Chalid Rakyat Mendesak Presiden Hentikan Bisnis Wilmar Group di Indonesia Loyalis Prabowo Bocorkan Kemarahan Presiden kepada Kapolri Berikut Tahapan dan Anjuran Sleep Test dari Dokter Mayapada Hospital Menegakkan Keadilan di Kasus Hukum Wilmar Group

Hukum

Polri Amankan Belasan Oknum Anggota terkait Pemerasan WNA Malaysia di DWP

Avatarbadge-check


					Acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 yang diduga terjadi pemerasan oleh oknum polisi. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 yang diduga terjadi pemerasan oleh oknum polisi. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id –‎ Divisi
Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah mengamankan 18 orang oknum anggotanya terkait pemerasan terhadap WNA dari Malaysia di ajang Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024.

‎Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan dikutip pada Minggu, (22/12), menyampaikan, belasan anggota itu diamanan hingga Jumat, (20/12).

Baca juga:
PMJ akan Tindak Tegas Oknum Polisi Diduga Peras WNA di DWP

“Kami telah melakukan pengamanan terhadap para terduga oknum yang dimaksud,” kata ‎Trunoyudo.

Ke-18 oknum anggota Polri itu dari Polda Metro Jaya, ‎Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Kemayoran. Mereka diamankan untuk menjalani pemeriksaan oleh Propam terkait peristiwa di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) tersebut.

Trunoyudo menegaskan, Polri tidak akan menolerir siapapun yang terbukti melakukan pemerasan tersebut. Ini merupakan komiten Polri dalam menegakkan hukum.

Ia menyampaikan, tindakan tegas ini juga untuk meningkatkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terhadap masyarakat, termasuk WNA yang ada di Indonesia.

Ia menyampaikan, investigasi terhadap oknum anggota Polri dari berbagai kesatuan itu dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas.

“Kepercayaan publik adalah prioritas kami dan kami berkomitmen untuk memulihkannya melalui tindakan nyata,” katanya.

Sejumlah warganet membanjiri kolom komenter akun media sosial DWP 2024 atas kejadian memalukan pada acara yang dihelat di ‎JIExpo Kemayoran selama 3 hari, yakni mulai 13 sampai dengan 15 Desember itu.

Mereka termasuk yang sempat menonton acara tersebut menyampaikan berbagai protes, terutama asal luar negeri, khususnya Malaysia. Mereka mengaku mengalami pengalaman buruk di DWP 2024.

Mereka di antaranya menyebut DWP 2024 merupakan acara terburuk ‎dan kapok untuk kembali hadir. “Tidak akan pernah datang lagi,” demikian komentar salah satu warganet.

Selain soal pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum aparat kepolisian, mereka juga mengaku kecewa karena tidak dapat melakukan pesta dansa secara leluasa hingga adanya penghinaan dan pelecehan meski menonton di VIP.

Warganet menyampaikan, nama-nama besar yang akan mengisi acara berikutnya tidak lagi menarik untuk kembali datang. Tindakan-tindakan tidak terpuji hingga koruptif telah membuat muak.

‎Seorang warganet asal luar negeri menyampaikan, meski budaya dan tempat belanja di Indonesia memang yang terbaik bagi wisatawan dari negaranya, namun pihaknya jengah dengan perilaku korupsi oknum aparat.

“[Sebanyak] 400+ orang Malaysia mengalami penghinaan ini. Keamanan, uang, dan waktu kami benar-benar habis!” tulis salah seorang warganet.

Atas berbagai keluhan dan protes tersebut, ‎DWP melalui akun instagrmanya menyampaikan akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti berbagai dugaan pelanggaran tersebut.

Penyelengga menyatakan, akan mengambil sikap tegas ‎setelah ada hasil investigasi dari pihak berwenang. Pihaknya berjanji akan melakukan langkah-langkah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
[red]

Berita Terbaru

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.

Wahai Direksi Asuransi Jiwa, Jangan Hanya Kejar Kuantitas Premi Saja

15 January 2026 - 12:11 WIB

Andreas Freddy Pieloor

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)
Populer Berita Hukum