Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Hukum

Tersangka Kasus Uang Palsu UIN Alauddin Bertambah jadi 19 Orang

Avatarbadge-check


					Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, menyampaikan, penyidik menyita triliunan rupiah uang palsu hasil produksi Perbesar

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, menyampaikan, penyidik menyita triliunan rupiah uang palsu hasil produksi "pabrik" di Perpustakaan Kampus UIN Alauddin. (Indonesiawatch.id/Ist)

Gowa, Indonesiawatch.id –‎ Polres Gowa ‎telah menambah 2 tersangka kasus sindikat uang palsu hasil pabrikan di Perpustakaan Kampus II UIN Alauddin Makassar. Salah satunya adalah pengusaha dan politisi Annar Salahuddin Sampetoding.

“Sudah 19 orang ditetapkan sebagai tersangka,” kata AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak, Kapolres Gowa, pada Minggu, (29/12).

Baca juga:
Polisi Jaga Ketat Annar Salahuddin Sampetoding, Tersangka ‎Uang Palsu Pabrik UIN Alauddin

Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) merupakan salah satu pelaku utama pencetakan uang palsu. Dia juga diduga sebagai penyandang dana pembelian mesin cetak canggih dari Cina seharga Rp600 juta.

Nama ‎ASS mencuat setelah penyidik Pores Gowa menangkap dua tersangka, yakni Muhammad Syahruna dan John Biliater Panjaitana di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Namun Reonald belum bersedia menyampaikan peran ASS dalam sindikat uang palsu dan pabriknya di Perpustakaan Kampus II UIN Alauddin Makassar terebut.

“Kalau untuk prosesnya, nanti kan kita periksa lagi yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujarnya.

Polres Gowa menetapkan Annar Salahuddin Sampetoding sebagai tersangka kasus uang palsu pada Sabtu, (28/12), setelah memeriksanya selama 2 hari.

Namun, ketika akan dilakukan penahanan, kondisi kesehatan ASS menurun sehingga dibawa ke RS Bhayangkara Makassar pada Sabtu malam. Penahanannya dibantarkan hingga kondisinya membaik.

Reonald menyampaikan, pihaknya juga masih mengejar dua buronan yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus sindikat uang palsu pabrikan Perpustakaan Kampus II UIN Alauddin Makassar itu.

Namun orang nomor satu di Polres Gowa itu enggan merinci identitas dan peran dari kedua DPO tersebut. Ia hanya memastikan bahwa pihaknya tengah memburu mereka.

“Masih ada dua DPO yang masih kita kejar,” ujar Reonald kepada wartawan.
[red]

Berita Terbaru

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi