Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Hukum

‎Tersangka “Pabrik” Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Kemungkinan Bertambah

Avatarbadge-check


					Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, jumlah tersangka kasus uang palsu di Kampua UIN Alauddin kemungkinan bertambah. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, jumlah tersangka kasus uang palsu di Kampua UIN Alauddin kemungkinan bertambah. (Indonesiawatch.id/Ist)

Makassar, Indonesiawatch.id – Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka kasus “pabrik” uang palsu di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar akan bertambah.

“Mungkin masih ada lagi tersangka-tersangka selanjutnya. Makanya kami minta sabar dulu‎ karena masih kami kembangkan,” ujarnya pada Selasa, (17/12).

Baca juga:
Polisi Ungkap “Pabrik” Uang Palsu di Kampus ‎UIN Alauddin

Reonald menyampaikan, sampai saat ini tim penyidik Polres Gowa sudah menetapkan dan menangkap 15 orang tersangka ‎dalam kasus ini.

Dari 15 orang tersangka tersebut, lanjut Reonald 9 orang telah ditahan. Sedankan sisianya yakni 5 orang masih dalam perjalanan dari Mamuju dan satu orang tersangka lainnya dari Wajo.

‎“Salah satu barang buktinya mesin di belakang kami [yang telah disita],” kata dia.

Ia mengungkapkan, kasus pencetakan uang palsu diduga menggunakan mesin di dalam kampus UIN Alauddin tersebut berhasil ‎dibongkar setelah pihaknya menemukan ada uang palsu sejumlah Rp500 ribu.

“Kami temukan sejumlah Rp446,7 juta barang bukti yang kami temukan di dalam kampus tersebut dengan pecahan Rp100 ribu,” ujarnya.

[red]

Berita Terbaru

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Gekanas Gugat Bahlil Lahadalia karena RUPTL PLN 2025-2034

3 September 2025 - 13:25 WIB

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi