Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Hiburan

Wamen Giring Ganesha Ajak Investor Bangun Bioskop di Daerah

Avatarbadge-check


					Ilustrasi bioskop. (Indonesiawatch.id/Dok. Kemenparekraf) Perbesar

Ilustrasi bioskop. (Indonesiawatch.id/Dok. Kemenparekraf)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud), Giring Ganesha, mengatakan, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengajak investor untuk membangun bioskop di berbagai daerah.

‎“Kita mendorong investor-investor untuk, yuk buka yuk bioskop-bioskop dengan yang secara menengah di kabupaten-kabupaten,” kata Giring di Jakarta pada awal pekan ini.

Baca juga:
“Suami yang Lain”, Konflik Rumit Keluarga, Dibintangi Acha Septriasa

Giring menyampaikan, pihaknya mengajak para investor untuk membuka bioskop, khususnya di kabupaten ‎karena potensi penontonnya cukup besar.

Di samping itu, produksi film karya anak bangsa atau Indonesi saat ini cukup tinggi. ‎Film-film karya sineas dalam negeri ini mulai mendominasi layar kaca dan layar lebar.

Giring mengungkapkan, sekitar 60% dari total jumlah penonton saat ‎ini, adalah mereka yang menyaksikan film-film produksi atau karya sineas Tanah Air.

Ia opitmistis, sampai akhir tahun ini jumlah penonton film Indonesia bisa mencapai 75 juta orang dari total penonton, baik dari layar lebar maupun daring (online).

‎Menurut Giring, besarnya potensi tesebut mendorong Kemenbud mengajak para investor untuk memperluas jaringan bisnisnya dengan mendiringan bioskop di daerah hingga tingkat kabuten yang belum mempunyai gedung bioskop.

‎“Ini yang sebetulnya dibutuhkan, tidak hanya untuk masyarakat kabupaten tetapi juga pelaku budaya setempat dan juga butuh lebih banyak layar lainnya,” ujar Giring.

Wamenbud Giring Ganesha dan Menko PMK, Pratikno, memberikan keterangan kepada wartawan terkait pembangunan bioskop di daerah. (Indonesia.id/Ist)

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan, pihaknya mendukung segala upaya untuk memajukan dan melestarikan kebudayaan.

Kemenko PMK selaku kementerian yang menghubungkan kementerian maupun institusi terkait ‎akan berkoordinasi untuk mewujudkan upaya-upaya memajukan dan melestarikan berbagai kebudayaan masyarakat Indonesia tersebut.

Lebih lanjut ia mencontohkan, Kemenko PMK akan akan berkoordinasi dengan DPR dan Pemda jika pemajuan dan pelestarian kebudayaan itu terdapat di suatu daerah.

“Kalau itu terkait dengan dukungan infrastruktur, ya dengan Kemenko Infrastruktur,” ujarnya.

Sedangkan kalau upaya itu terkait dengan anggaran atau dana, kata dia, Kemenko PMK akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Jadi tugasnya Kemenko adalah menjadi connecting karena ini semua target pemerintah membutuhkan kerja sama antapihak,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menyampaikan, pemerintah berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekosistem perfilman Indonesia agar mampu bersaing di kancah internasional.

Berita Terbaru

Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara

12 June 2026 - 20:43 WIB

Penyanyi Filipina Maki. (Dok. Maki)

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk
Populer Berita Hukum