Menu

Dark Mode
Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi

Hiburan

WAMI Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Royalti

Avatarbadge-check


					Konferensi Pers WAMI (Doc. WAMI) Perbesar

Konferensi Pers WAMI (Doc. WAMI)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Perkumpulan Wahana Musik Indonesia (WAMI) menggelar Pertemuan Tahunan Anggota 2024 yang bertempat di Aroem Restaurant & Ballroom, Jakarta Pusat pada Kamis, 10 Oktober 2024. Pertemuan tersebut mengambil tema besar “Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Dokumentasi dan Royalti”.

Ketua Badan Pengurus WAMI Adi Adrian menyatakan, acara tersebut menjadi momen krusial bagi WAMI dalam memperkuat komitmennya untuk bertanggung jawab pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang menyebut, WAMI harus harus memberikan transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh anggotanya.

“Khususnya dalam hal pengelolaan hak cipta musik dan distribusi royalti,” kata Adi Adrian. Adi yang juga salah satu motor grup KLa Project itu menyampaikan, pertemuan anggota bertujuan untuk memberikan pembaruan terkini terkait kinerja WAMI selama setahun terakhir.

Salah satu fokus utama adalah bagaimana WAMI mendistribusikan royalti yang dihasilkan dari penggunaan karya musik anggota, baik di media elektronik, tempat umum komersial, maupun platform digital.

Badan Pengawas WAMI Makki O. Parikesit menyatakan, WAMI juga akan memberikan laporan terkait proses dokumentasi yang lebih transparan, serta kesempatan bagi para anggotanya untuk berdiskusi, memberikan umpan balik, dan menyampaikan pertanyaan kepada tim pengelola.

Eksklusif dalam Pertemuan Tahunan Anggota 2024, WAMI juga memperkenalkan sistem bernama ATLAS yang diciptakan untuk memudahkan pencipta, penulis lagu, atau pemegang hak lainnya dalam berkarya.

Pada 2023, WAMI telah sukses mendistribusikan royalti secara berkala dengan total Rp173.400.243.247 dalam enam siklus distribusi tahunan.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa hak para pencipta lagu dan penerbit musik atas karya mereka tetap terjaga, dan royalti yang dihasilkan dari penggunaannya diterima dengan adil dan tepat waktu.

WAMI adalah sebuah organisasi nirlaba ang bertujuan mengelola hak cipta musik para anggotanya. Beroperasi di bawah naungan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), WAMI saat ini mewakili lebih dari 5.000 pencipta dan penerbit musik.

Organisasi ini bertanggung jawab untuk melindungi hak cipta anggota saat karya mereka digunakan di berbagai tempat umum dan platform komersial di Indonesia dan luar wilayah Indonesia berdasarkan perjanjian resiprokal dengan Lembaga Manajemen Kolektif lainnya di dunia.

[red]

Berita Terbaru

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi