Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Hiburan

Where Would You Like to Go? Kisah Perjalanan dan Healing yang Menyentuh Hati

Avatarbadge-check


					Poster Film 'Where Would You Like To Go? Perbesar

Poster Film 'Where Would You Like To Go?" (Doc. Vidio)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Vidio kembali menyuguhkan film terbaik asal Korea Selatan berjudul Where Would You Like to Go?. Film ini sebelumnya sukses ditayangkan pada 2023 dan berhasil terpilih untuk diputar sebagai film penutup di Festival Film Jeonju pada tahun yang sama. Sederet aktor populer asal Korea Selatan seperti Kim Nam-Hee, Park Ha-Seon, Jeon Seok-ho, dan Kim Jung-Chul turut tergabung dalam film ini.

Where Would You Like to Go? disutradarai oleh Kim Hee-jung, yang dikenal dengan kemampuannya menggali emosi melalui karya-karya ciptaannya. Cerita ini berawal dari musim semi, ketika terjadi kecelakaan tragis yang merenggut nyawa seorang guru sekolah bernama Do-kyeong (Jeon Seok-ho), saat berusaha menyelamatkan muridnya yang bernama Ji-yong (Kim Jung-Chul) dari insiden tenggelam.

Film ini mengisahkan tentang perjalanan emosional seorang wanita, Myeong-ji (Park Ha-seon), yang kehilangan suaminya bernama Do-kyeong, dalam sebuah kecelakaan tragis. Myeong-ji memutuskan untuk pergi ke Warsawa, Polandia, dalam upaya menemukan kedamaian dan menghindari kenangan menyakitkan di rumahnya. Di Warsawa, ia bertemu kembali dengan teman lamanya, Hyun-seok (Kim Nam-hee), yang tanpa disadari membawanya kembali ke masa-masa kuliah dan kenangan tentang suaminya.

Sementara itu, Ji-eun (Jung Min-Joo), kakak dari Ji-yong, juga merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Ji-eun dirawat di rumah sakit karena kesehatannya yang memburuk dan kehilangan semangat hidup akibat kesedihan yang dialaminya. Dalam kondisi ini, dia menemukan kenyamanan dan dukungan dari Hae-su (Moon Woo-jin), sahabat terbaik Ji-yong, yang juga sedang berusaha untuk menerima kenyataan pahit tersebut.

Park Ha-seon memulai karirnya dalam bidang akting pada 2005 dalam sebuah drama sejarah berjudul Dong Yi. Film pertama yang ia bintangi adalah APT (2006). Selama karirnya, Ia juga sering bermain peran di drama populer seperti Temptation (2014), Three Days (2014), dan The Veil (2021). Berkat kemampuan aktingnya yang hebat, Park Ha-seon berhasil meraih beberapa penghargaan seperti Best New Actress dalam MBC Drama Awards (2010), Best Variety Performer dalam Baeksang Arts Award (2012), dan Rookie Radio DJ Award dalam SBS Entertainment Awards (2021).

Jeon Seok-ho merupakan aktor senior yang kerap membintangi drama populer Korea Selatan seperti Strong Girl Bong-soon (2017), Class of Lies (2019), The Uncanny Counter (2020), dan School 2021 (2021). Selain itu, sejak 2011, Ia juga aktif memainkan peran dalam teater musikal. Jeon Seok-ho juga telah tampil di berbagai film di antaranya adalah The Prison (2017) dan Midnight Runners (2017).

Film ini tidak hanya bercerita tentang kesedihan, tetapi juga tentang harapan dan keberanian untuk melangkah maju setelah kehilangan. Where Would You Like to Go telah dapat disaksikan di Vidio dengan subtitle bahasa Indonesia dan bahasa Inggris mulai tanggal 14 Juli 2024.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum