Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Politik

PKS Resmi Usung Bobby Nasution, Koalisi Gemuk, PDIP Terjepit

Avatarbadge-check


					Wali Kota Medan Bobby Nasution (Berita Satu/IW Grafis) Perbesar

Wali Kota Medan Bobby Nasution (Berita Satu/IW Grafis)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengusung Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk maju sebagai bakal calon (bacalon) gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah Sumatera Utara (Pilkada Sumut) tahun 2024.

Keputusan tertuang dalam surat rekomendasi yang diberikan langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu kepada menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut di kantor pusat DPP PKS di Jakarta Selatan pada Jumat, 2 Agustus 2024. Surat rekomendasi diberikan DPP PKS kepada Bobby Nasution dan Surya sebagai bacalon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Sumut 2024.

Bobby Nasution menyampaikan syukur dan terima kasih atas pemberian surat rekomendasi tersebut. Bobby menyatakan, dukungan politik kepada dirinya semakin bertambah pasca PKS menyerahkan surat dukungan. Saat ini, Bobby Nasution telah mengantongi dukungan mayoritas dari banyak partai. Di antaranya PKB, Golkar, Gerindra, NasDem, PAN, Demokrat, PPP, dan PKS.

“Tanggung jawab dan amanah yang diberikan ini akan saya perjuangkan dengan sebaik-baiknya, demi memajukan Provinsi Sumatera Utara dan menyejahterakan masyarakatnya,” kata Bobby dalam keterangan di akun Instagramnya.

Di sejumlah kesempatan, Bobby menyampaikan bahwa dirinya memiliki kesamaan pandangan dengan PKS. “Ya, kita komunikasi dengan PKS, kita sampaikan pandangan kita terhadap Sumatera Utara, Alhamdulillah pandangan dari kami, dari saya, buat Sumatera Utara ini sejalan juga dengan pandangan PKS untuk membangun Sumatera Utara dan kondisi Sumatera Utara hari ini,” kata Bobby Nasution dalam keterangannya kepada wartawan di Medan pada 3 Agustus 2024.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu sempat melempar sinyal untuk mendukung Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk maju menjadi bacagub pada Pilkada Sumut 2024. “Ya, PKS mengusung beliau dan tentu kita memercayakan kepada beliau,” kata Ahmad Syaikhu dalam keterangannya di Jakarta pada 8 Juli 2024,

Namun, beberapa jam kemudian, Ahmad Syaikhu justru meralat ucapannya karena partainya belum memutuskan dukungan nama bakal calon gubernur untuk Pilkada Sumut. Menariknya sebelum pemberian rekomendasi, DPW PKS Sumut sempat bertemu dengan jajaran DPD PDI Perjuangan (PDIP) di Kantor DPW PKS di Medan pada 11 Juli 2024.

Pada pertemuan tersebut, kedua pengurus partai sempat membicarakan rencana koalisi bersama dalam Pilgub Sumut 2024. Ketua DPW PKS Sumut Usman Jakfar menyebut pertemuan tersebut untuk mempererat tali persaudaraan kedua partai. Menurutnya, kebersamaan PDIP dan PKS tidak hanya terjadi di Pilgub Sumut, tetapi juga pada Pilkada kabupaten/kota.

Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon mengatakan, hingga kini mereka masih menunggu keputusan DPP terkait sosok yang akan diusung di Pilgub Sumut 2024. Apabila DPP sudah memutuskan calon yang diusung, maka mereka akan all out memenangkannya.

Rapidin juga mengaku menyampaikan usulan kepada Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri untuk mengusung calon sendiri di Pilgub Sumut 2024. Namun, ia mengatakan apapun keputusan akhir Megawati akan terus didukung DPD PDIP Sumut.

“Iya pasti (melawan Bobby), kalau saya ditanya sebagai Ketua DPD akan usulkan ke Ibu Megawati walaupun kita sendiri pasti kita akan membawa calon kita sendiri, itu tegas. Itulah permohonan kami dari DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk Ibu Megawati Soekarnoputri, Ibu Ketua Umum,” ucapnya.

Sebagai penantang, partai berlambang banteng moncong putih tidak kecut menghadapi koalisi besar Bobby Nasution. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Syaiful Hidayat, menganologikan koalisi gajah Bobby di Pilkada Sumut sebagai permainan suit jari.

“Gajah itu kan jempol, semut itu kelingking. Semut sama gajah, kelingking sama gajah menang mana? Menang semut, menang kelingking. Kenapa? Karena kita akan membangun kerja sama dengan rakyat kecil,” kata Djarot Syaiful Hidayat.

Dalam konteks Pilkada Sumut, tinggal PDIP yang belum memutuskan mengusung kandidat. Posisi PDIP terjepit namun tetap jadi penentu kontestasi. “Kita akan berusaha tetap membangun koalisi, membangun kerja sama dengan rakyat di bawah. Kita akan bentuk koalisi sendiri. Biarkan semut melawan gajah,” ujar Djarot.

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

18 October 2026 - 13:09 WIB

Talkshow bertajuk “Ada Apa dengan Negeriku” yang digelar di Menja Resto & Lounge, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026) (Ist.)

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)
Populer Berita Hukum