Menu

Dark Mode
Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

Energi

Pengamat Energi: Jika Dirut Pertamina dari Politisi, Riskan Penyalahgunaan Dana

Avatarbadge-check


					Ilustrasi: Gedung Pertamina. Perbesar

Ilustrasi: Gedung Pertamina.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Informasi pergantian Direktur Utama PT Pertamina (persero) Nicke Widyawati semakin kencang. Dirut Pertamina yang baru digadang-gadang adalah seorang politisi, yaitu Simon Aloysius Mantiri.

Saat ini Simon menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Dia merupakan Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Simon adalah lulusan School of Business and Management di Institut Teknologi Bandung.

Baca juga:
Dirut Pertamina Paling Lama Era Reformasi, Harta Nicke Widyawati Hampir Rp100 Miliar

Simon pernah menjabat sebagai Direktur di PT Nusantara Energy, perusahaan yang terafiliasi dengan Presiden RI, Prabowo Subianto. Ketika Pilpres kemarin, Simon menjabat sebagai Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Pengamat Energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Rady, memang tidak ada aturan Dirut Pertamina berlatar belakang politisi. Tapi akan riskan dari kepentingan politik.

“Aturannya tidak ada, tapi sangat riskan politisi jadi Direktur Pertamina. Kalau Komut okelah,” ujarnya kepada Indonesiawatch.id, (01/11).

Menurutnya, jika Dirut Pertamina dari kalangan politisi, dapat berpotensi terjadi penyalahgunaan wewenang. “Ada potensi penyalahgunaan dana Pertamina untuk kepentingan politik,” ujarnya.

Meski demikian, Fahmy setuju posisi Pertamina-1 diganti karena butuh penyegaran. “Nicke memang terlalu lama bahkan terlama di antara Dirut Pertamina lain, lantaran backing yang kuat,” ujarnya.

Fahmy menilai selama ini sebagai Dirut, kinerja Nicke biasa-biasa saja. Karena itu, pilihan untuk mengganti Nicke dari kursi Dirut Pertamina adalah langkah yang tepat.

Baca juga:
Dirut Pertamina Kecele, Awalnya Sempat Puji Deal Kontrak Suplai LNG PGN dengan Gunvor

“Nicke cenderung gagal menaikkan lifting minyak, gagal bangun kilang sehingga meningkatkan impor BBM. Peningkatan profit lebih berasal dari sektor hilir. Itupun karena monopoli,” ujarnya.

Indonesiawatch.id berupaya mengkonfirmasi informasi ini kepada Nicke. Sayangnya, eks Direktur PT PLN tersebut, bungkam.

[red]

Berita Terbaru

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum