Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Ekonomi

Dirut BRI Sebut Porteksionisme Trump Picu Perang Dagang, Pertumbuhan Indonesia Bisa Gagal Target

Avatarbadge-check


					Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso (Foto: Liputan6.com) Perbesar

Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso (Foto: Liputan6.com)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Donald Trump baru saja memenangkan Pemilihan Presiden Amerika Serikat 2024. Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), melakukan simulasi untuk mengantisipasi kebijakan proteksionisme dan ancaman perang dagang global.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Sunarso mengatakan pihaknya telah menganalisis kebijakan American First Donald Trump sebagai upaya protektif. Artinya ada pembatasan kerjasama dalam perdagangan dengan luar negeri.

Baca juga:
Ini Dampak Kebijakan Trump terhadap Ekonomi RI

Menurut Dirut BRI itu, setelah melakukan simulasi, kebijakan proteksionisme AS ini berpotensi menciptakan kontraksi perdagangan global. “Global itu akan terkontraksi sekitar 8,5%. Dan itu dampaknya terhadap negara-negara yang kita anggap sebagai mitra dagangnya. Itu yang paling utama,” ujarnya dalam RDP dengan Komisi VI DPR RI, (13/11).

Sunarso menilai efek proteksionisme Trump juga dapat menaikkan tingkat inflasi di AS. Kondisi ini, kata Sunarso, berpeluang besar untuk direspon The Federal Reserve, Bank Sentral AS. “Inflasi itu akan direspon oleh The Fed, dengan kembali akan menaikkan suku bunga,” ujarnya.

Persoalannya, saat ini suku bunga The Fed sudah cukup tinggi, sekitar 4,50-4,75%. Jika suku bunga The Fed naik, dapat mempengaruhi suku bunga bank sentral negara lain, termasuk Bank Indonesia. Artinya, kenaikan suku bunga Bank Indonesia, berpeluang ikut naik.

“Apakah kalau nanti terjadi inflasi gara-gara terlalu protektif ini akan direspon dengan kenaikan suku bunga, itu yang kita masih tanda tanya. Mungkin barangkali ada cara yang lain, kita nggak tahu. Tapi sementara kita ikuti logic-nya secara ekonomi seperti ini,” katanya.

Sunarso juga menjelaskan bahwa efek proteksionisme Trump dapat menciptakan perang dagang dengan China, bahkan dengan negara lain. “Kalau ternyata China membalas dengan perang dagang, ini China saja, itu akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita, hanya sekitar 4,7% – 5,03%,” ujar pria yang sudah 5 tahun lebih menjadi Dirut BRI itu.

Yang lebih parah, sambungnya, negara-negara lain juga ikut membalas proteksionisme AS. Kondisi ini sangat signifikan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Nanti kalau negara-negara lain ramai-ramai, membalas proteksionisme Amerika, itu dampaknya lebih buruk lagi. Itu pertumbuhan ekonomi kita hanya dapat 4,6% – 4,9% saja. Ini kita harus antisipasi,” ujarnya.

Proyeksi ini menjadi ancaman bagi Pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto. Paslanya, Presiden ke-08 RI ini ternyata memiliki target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ambisius: 8%.

“Makanya kita perlu hati-hati, jika Amerika protektif, dan dibalas dengan China, seperti perang dagang era Trump yang lalu, itu signifikan dampaknya ke kita,” ujar Sunarso mewant-wanti.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum