Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Hukum

Ahok Sebut Oknum PNS ‎Banyak Berbohong

Avatarbadge-check


					Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut oknum PNS kerap berbohong. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut oknum PNS kerap berbohong. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, mengatakan bahwa banyak oknum PNS yang suka bohong.

“Dan ternyata PNS itu, oknum PNS itu memang banyak oknum bohong,” ucap Ahok dalam sesi wawancara bertajuk “Buka Saja” dikutip dari YouTube Sudirman Said Official pada Sabtu malam, (14/12).

Baca juga:
Ini Cerita Ahok Jalani 14 Hari Pertama Hidup di Penjara

Karena itu, oknum PNS‎ kerap tidak trasparan soal anggaran atau dana-dana lainnya. “Jadi nutupin anggaran, nutupin apa gitu,” ujarnya.

Pria kelahiran Manggar, Belitung Timur ini, lelih lanjut menyampaikan, mengetahui adanya oknum PNS yang suka bohong tersebut setelah menerapkan kebiasaan yang sebelumnya ia terapkan ketika memimpin perusahaan.

“Begitu saya terapkan metode yang sama, dapet kan. Ngamuk saya,” ucap dia.

‎Ahok mengungkapkan, saat memimpin perusahaan, ia akan memanggil pegawai yang tidak benar atau bermasalah.

‎“Ya ini kan kita kebentuk ya dan saya sudah terbiasa dilatih. Kalau kita panggil pegawai enggak bener gitu ya, saya kan tahu dia bohong,” katanya.

Sebelum memanggil pegawai yang bermasalah atau berbong tersebut, Ahok sudah menyiapkan sejumlah pertanyaan yang akan disampaikan kepada pegawai tersebut.

‎“Biasanya kita sudah siapin pertanyaan A. Kalau dia jawabnya satu, kita akan tanya pertanyaan B. Kalau dia jawab dua, sesuai, tanya C. Dia jawab tiga, saya udah marah. Saya udah tahu dia sudah bohong,” katanya.

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

5 August 2026 - 07:55 WIB

Daftar kekayaan kandidat Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo (Sumber: LHKPN KPK; diolah)

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)
Populer Berita Hukum