Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Hukum

‎PMJ akan Tindak Tegas Oknum Polisi Diduga Peras WNA di DWP

Avatarbadge-check


					Acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 yang diduga terjadi pemerasan oleh oknum polisi. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 yang diduga terjadi pemerasan oleh oknum polisi. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, mengatakan, ‎pihaknya akan menindak tegas oknum anggota jika terbukti memeras Warga Negara Asing (WNA) dari Malaysia.

‎Ade kepada wartawan di Monas, Jakarta, Jumat, (21/12), mengatakan, pihaknya akan menindak anggota PMJ jika terbukti memeras WNA dalam ‎acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024.

Baca juga:
IPW Sebut Ada Dugaan Pungli di Setukpa Polri, Perputaran Uang Capai Rp 240 Miliar

Menurut Ade, pihaknya tidak akan pandang bulu atau tebang pilih dalam menindak anggota yang diduga melakukan pelanggaran.

‎“Tidak akan ragu untuk menindak tegas siapa pun pelakunya,” kata Ade.

Namun Ade belum memastikan bahwa benar-benar ada oknum anggota Polri dari PMJ ‎yang melakukan pemerasan kepada sejumlah penonton DWP 2024, termasuk kepada satu orang warga negara Malaysia.

‎Menurutnya, informasi tersebut masih sedang ditelusuri Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Penelusuran ini juga diasistensi oleh Divpropam Polri.

“Bid Propam Polda Metro Jaya yang juga diasistensi oleh Divpropam Polri, sedang berlangsung pendalaman untuk menindaklanjuti informasi tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang warga Malaysia dengan inisial nama samaran I (26) diduga diperas oleh oknum polisi ketika menyaksikan perhelatan DWP 2024 di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, (15/12).

‎Raka (27), bukan nama sebenarnya, yang merupakan warga Indonesia, menceritakan peristiwa tersebut. Kala itu, ia tengah bersama korban.

Menurut Raka, ketika dirinya besama I tengah menikmati penampilan ‎disjoki asal Amerika Serikat (AS), Steve Aoki, tiba-tiba beberapa orang yang mengaku dari pihak kepolisian menarik tangah I.

Orang itu meminta I untuk mengikutinya ke belakang. Menurut I, bukan hanya dirinya yang ditarik dan diajak ke arah belakang. Ada sejumlah penonton dikumpulkan dan diperiksa oleh terduga polisi tersebut.

I menyampaikan kepada polisi tersebut bahwa dirinya merupkan warga negara Malaysia. Orang yang mengaku polisi ini meminta paspor untuk pemeriksaan administrasi.

Setelah diperiksa, polisi tersebut tidak segera mengembalikan paspor milik I. Dia mencoba mengetes apakah I dalam kondisi mabuk atau tidak.

Raka menyampaikan, tesnya semacam membaca angka pakai jari, jalan sempoyongan atau tidak, serta mulutnya bau alkohol atau tidak.

Bahkan, ada penonton lain yang diminta tes urin. Namun, setelah tes urin, terduga polisi tersebut belum juga mengembalikan paspor kepada I walaupun I sudah memintanya. Dia malah berbincang dengan ‎petugas lain.

Setelah sekitar 30 menit I belum kembali usai dibawa petugas, Raka kemudian mencarinya. ‎Ia kemudian bertemu dengan I yang sedang memohon agar polisi mengembalikan paspor miliknya.

Saat itu, wajah Ilham terlihat panik, sama seperti beberapa penonton DWP 2024 lain yang paspornya turut ditahan. Raka juga turut meminta polisi mengembalikan paspor temannya.

Polisi tersebut bergeming. ‎Raka lantas melihat paspor milik penonton DWP lain yang turut disita polisi, di dalamnya terselip uang.

Melihat kondisi itu, Raka berinisiatif memberikan uang Rp200 ribu. Setelah itu, polisi mengembalikan paspor I. “Dipersulit pas balikin paspornya. Pas habis bayar, ‘ya sudah sana’, gitu,” kata Raka.
[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk
Populer Berita Hukum