Menu ✖

Dark Mode
Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

Wisata

BMKG Imbau Masyarakat Mau Liburan Nataru Pantau Praperkiraan Cuaca di Aplikasi Ini

Avatarbadge-check


					Ilustrasi praperkiraan cuaca. (Indonesiawatch.id/Dok. Freepik) Perbesar

Ilustrasi praperkiraan cuaca. (Indonesiawatch.id/Dok. Freepik)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang akan melakukan liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Natarur) agar memperhatikan cuaca lokasi tujuan liburan.Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, pada Minggu, (22/12), ‎menyampaikan, sejumlah wilayah di Indonesia dipraperdiksi akan mengalami cuaca ekstreem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi‎.

Baca juga:
Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem

‎Ia menyampaikan, BMKG meprakirakan hujan lebat hingga gelombang tinggi di sejumlah wilayah disebabkan adanya potensi yang diperparah dengan masuknya udara dingin.

‎“Gelombang tinggi juga diprediksi ini terjadi. Ketinggian gelombang bisa mencapai 2 hingga 2,5 meter, bahkan di Samudera Hindia pada waktu-waktu tertentu bisa hingga mencapai 4 meter,” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat yang akan bersiwata atau berlibur di Derah yang dekat dengana Samudera Hindia mempertimbangkan ulang untuk ke sana.

“Untuk wisata, terutama yang di Samudera Hindia, itu mohon sebaiknya jangan menantang ya, karena gelombangnya tinggi di Samudera Hindia, ini bisa mencapai lebih dari 2,5 meter,” katanya.

Sedangkan di laut Jawa, lanjut Dwikorita, kondisinya dipraperkirakan bakal relatif lebih tenang.‎ “Jadi barangkali [bisa] memanfaatkan lautan yang lebih tenang,” ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan bepergian atau berlibur ke satu derah,‎ agar terlebih dahulu mengecek praperkiraan cuaca yang disampaikan BMKG secara realtime.

‎“Semua informasi secara real time kami siapkan di aplikasi mobile phone Info BMKG,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, BMKG secara khusus menyampaikan praperkiraan dan kondisi cuaca di daerah wisata. Masyarakat bisa terlebih dahulu mengecek praperkiraan cuaca di daerah tujuan wisatanya.

“Mohon masyarakat juga terus memonitor. Misalnya Anda akan menuju ke wisata mana, wilayah mana, kabupaten mana, kota mana, provinsi mana. Itu semua informasi perakiran cuacanya kami siapkan, sudah ada di aplikasi mobile phone Info BMKG,” katanya.

“Bahkan perakiran cuaca untuk 6 hari ke depan. Hari ini sampai 6 hari ke depan, silakan dimonitor juga di aplikasi mobile phone Info BMKG,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aplikasi Info BMKG ini juga terintegrasi dalam koordinasi siaga jalur darat yang dikoordinasikan oleh Korlantas Polri.

“Jadi informasi kami juga masuk di sana, juga tentang jalur darat ini juga masuk di pengelola jalan tol, terutama yang dikelola oleh Jasa Marga,” katanya.

Intinya, lanjut Dwikorita, masyarakat bisa memantau prakiraan dan kondisi cuaca dari BMKG melalui aplikasi tersebut.‎ BMKG menyediakan informasi cuaca jalur darat, penyeberangan laut, dan penerbangan.

“Ini kami siapkan di aplikasi Info BMKG ataupun di sosial media, di YouTube, di website BMKG atau call center 196,” katanya.‎
[red]

Berita Terbaru

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.
Populer Berita Hukum