Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Hukum

‎Polisi Jaga Ketat Annar Salahuddin Sampetoding, Tersangka ‎Uang Palsu Pabrik UIN Alauddin

Avatarbadge-check


					Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, menyampaikan, penyidik menyita triliunan rupiah uang palsu hasil produksi Perbesar

Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Yudhiawan Wibisono, menyampaikan, penyidik menyita triliunan rupiah uang palsu hasil produksi "pabrik" di Perpustakaan Kampus UIN Alauddin. (Indonesiawatch.id/Ist)

Gowa, Indonesiawatch.id –‎ Anggota Polres Gowa menjaga ketat Annar Salahuddin Sampetoding (ASS), tersangka‎ sindikat uang palsu hasil pabrik di Perpustakaan Kampus II Alauddin Makassar.

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Truly Sohumuntal Simanjuntak, pada akhir pekan kemarin menyampaikan, sejumlah personel menjaga ketat Annar di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Makassar.

Baca juga:
Ini Motif Komplotan Pabrik UIN Alauddin Cetak Uang Palsu

“Satu malam empat [personel] kita siagakan di sini [RS Bhayangkara Makassar],” kata dia.

Ia menjelaskan, pada Sabtu malam, (28/12), sekitar pukul 22.30 Wita, penyidik membawa Annar ke RS Bhayangkara Makassar karena kondisi kesehatannya menurun pascaditetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan penahanan.

“Pada saat kita melakukan penahanan, ternyata kondisi kesehatan yang bersangkutan drop,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Annar mempunyai riwayat sakit jantung dan prostat. Karena kondisi tersebut, penyidik membantarkan Annar hingga beberapa hari.

“‎Kita bantarkan sampai beberapa hari, kita lihat kondisi yang bersangkutan,” kata Reonald.

‎Sebelum menyandang status tersangka sindikat uang palsu dari pabrik ‎di Perpustakaan Kampus II UIN Alauddin Makassar di Gowa, Sulsel, Annar menjalani pemeriksaan sebagai saksi sejak Jumat, (27/12).

Reonald enggan menyampaikan peran Annar secara detail ‎dalam kasus sindikat pembuatan uang palsu di kampus tersebut karena baru akan dirilis pada hari ini. “Kapolda yang rilis hari Senin [30/12],” ujarnya.
[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk
Populer Berita Hukum