Menu

Dark Mode
Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

Hukum

Jampidsus Selidiki 2,3 Ribu Kasus Dugaan Korupsi pada 2024

Avatarbadge-check


					Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, mengatakan, Jampidsus selidiki 2.316‎ pekara dugaan korupsi pada tahun 2024. (Indonesiawatch.id/Dok. Kejagung) Perbesar

Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, mengatakan, Jampidsus selidiki 2.316‎ pekara dugaan korupsi pada tahun 2024. (Indonesiawatch.id/Dok. Kejagung)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) ‎menyelidiki 2.316‎ pekara dugaan korupsi pada tahun 2024.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar dalam konferensi pers Capaian Kinerja Kejaksaan RI Tahun 2024‎ di Kejagung, Jakarta, Selasa, (31/12/2024).

Baca juga:
Catatan Akhir Tahun 2024, 6 Kasus Korupsi Diusut Kejagung Ini Tarik Perhatian Publik

Harli menyampaikan, dari 2.316‎ penyelidikan kasus dugaan korupsi tersebut, sebanyak 1.589 kasus yang dinaikkan ke tahap penyidikan pada tahun 2024.

Selanjutnya, untuk penuntutan kasus dugaan korupsi selama setahun‎ kemarin adalah 2.036 perkara. Sedangkan eksekusi terhadap koruptor sebanyak 1.836 perkara.

“[Untuk] upaya hukum sebanyak 511 banding, 420 kasasi, dan 59 peninjauan kembali (PK),“‎ ujarnya.

Selain tindak pidana korupsi Jampidsus Kejagung juga menangani tindak pidana perpajakan. Jumlah penuntutan pada 2024 sebanyak 73 perkara dan eksekusi 51 perkara.

“Dengan upaya hukum sebanyak 8 banding, 3 kasasi, dan 3 peninjauan kembali (PK),” katanya.

Selanjutnya, Jampidsus Kejagung menangani perkara tindak pidana kepabeanan. Selama setahun kemarin, Pidsus melakukan penuntutan sebanyak 51 perkara dan eksekusi 35 perkara.

“Dengan upaya hukum sebanyak 2 banding, 3 kasasi, dan 3 peninjauan kembali (PK),” katanya.

Kemudian, untuk‎ penanganan perkara tindak pidana cukai selama setahun lalu, rinciannya, penuntutan sebanyak157 perkara dan eksekusi 131 perkara.

“Dengan upaya hukum sebanyak 17 banding dan 13 kasasi,” kata Harli.

Selama setahun kemarin, Jampidsus berhasil menyelamatkan keuangan negara seluruh Indonesia yaitu dengan jumlah penyitaan dan pemblokiran sebesar Rp44.138.007.447.462 (Rp44,1 triliun).

“Jumlah penyelamatan keuangan negara seluruh Indonesia yang berhasil disetorkan ke kas negara berdasarkan PNBP Kejaksaan RI sebesar Rp1.697.121.808.424 (Rp1,6 triliun),” katanya.

‎Harli menjelaskan, Jampidsus melaksanakan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang tindak pidana khusus (Pidsus) yang meliputi penyelidikan, penyidikan, prapenuntutan, pemeriksaan tambahan, dan penuntutan.

Kemudian, upaya hukum, pelaksanaan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, eksaminasi serta pengawasan terhadap pelaksanaan pidana bersyarat dan keputusan lepas bersyarat dalam perkara tindak pidana khusus serta tindakan hukum lainnya.
[red]

Berita Terbaru

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)
Populer Berita Hukum