Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Energi

Alamak! Impor Minyak Mentah Melonjak 61,86% Pada Oktober 2024

Avatarbadge-check


					Ilustrasi minyak mentah. Perbesar

Ilustrasi minyak mentah.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Indonesia semakin mengukuhkan diri sebagai negara net importir minyak mentah. Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis kinerja ekspor-impor Indonesia.

BPS mencatat nilai impor minyak mentah Indonesia pada Oktober 2024 sebesar USD 1,2 miliar melonjak signifikan sebesar 61,86% dibandingkan September 2024 sebesar USD 750 juta. Jika dibandingkan periode Oktober 2023, nilai impor naik signifikan sebesar 17,74% di Oktober 2024.

Baca juga:
Menteri Bahlil Ancam K3S: Yang Belum POD akan Ditawarkan ke Investor Lain

Bukan hanya minyak mentah, komoditas hasil minyak pada Oktober 2024 juga meningkat 37,86% menjadi USD 2,45 miliar dibandingkan periode September 2024 yang sebesar USD 1,77 miliar. Nilai impor hasil minyak Oktober 2024 tersebut juga naik 12,7% dibandingkan Oktober 2023 sebesar USD 2,17 miliar.

Jika ditotal maka impor migas Indonesia naik 45% per Oktober 2024 dibandingkan September 2024. Pada Oktober 2024, nilai impor migas sebesar USD 3,6 miliar, meningkat dari USD 2,5 miliar di September 2024.

Impor migas Indonesia juga meningkat 14,32% pada Oktober 2024 dibandingkan Oktober 2023 yang sebesar USD 3,2 miliar. Tingginya nilai impor di sektor migas tersebut, berkontribusi sebesar 15,77% terhadap total impor Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebenarnya sudah berkali-kali diingatkan agar bisa mengerek produksi minyak dan gas (migas) nasional. Bahkan ketika menjadi Menteri ESDM pada Agustus 2024, Bahlil berkomitmen untuk mengurangi impor migas.

Terakhir, Bahlil kembali menjanjikan akan mengurangi impor migas, khususnya minyak mentah. Toh, sampai sekarang impor minyak mentah tidak bekurang, bahkan bertambah.

“Perintah Bapak Presiden Prabowo adalah memaksimalkan semua potensi yang kita miliki untuk meningkatkan lifting agar mengurangi impor. Itu perintahnya,” ujar Bahlil dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi XII DPR, Rabu (13/11).

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update