Menu

Dark Mode
PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif

Politik

Anak Bungsu Jokowi Bisa Menang di Pilgub Jateng

Avatarbadge-check


					Kaesang Pangarep, Putra bungsu Presiden Jokowi dan Ketua Umum PSI (IW Grafis). Perbesar

Kaesang Pangarep, Putra bungsu Presiden Jokowi dan Ketua Umum PSI (IW Grafis).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 akan berlangsung pada 27 November nanti. Ada 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota yang akan melakukan Pilkada serentak di Indonesia.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai gencar sosialisasi. Banyak masyarakat di kabupaten dan kota memang belum tahu jadwal Pilkada Serentak 2024 di daerahnya.

Di Jawa Tengah misalnya, berdasarkan riset Lembaga Survei Indonesia (LSI), hampir separuh warga Jateng atau sekitar 49,3%, tidak tahu ada pemilihan Gubernur di daerahnya. Masih ada satu kuartal lagi untuk mensosialisasikannya.

Dari 37 Pilgub yang akan berlangsung November nanti, LSI menilai Pilgub di Jateng menjadi salah satu Pilbug yang menjadi sorotan. Sebab, tidak ada calon petahana yang maju. Ganjar Pranowo, Gubernur sebelumnya, sudah menjabat selama dua periode.

Alasan lainnya, karena Jateng merupakan basis utama PDI Perjuangan sekaligus juga wilayah utama Presiden Joko Widodo dan keluarganya. Karena itu, LSI memprediksi akan terjadi kompetisi yang sengit antara jagoan Jokowi dan PDIP.

"Diduga akan terjadi kompetisi yang sengit antara kandidat yang didukung atau terafiliasi dengan Presiden Jokowi dan Koalisi Indonesia Maju (KIM), melawan kandidat yang diusung oleh PDIP sebagai partai terbesar di Jawa Tengah," dikutip dari laporan LSI, (30/06).

Berdasarkan hasil survei yang dirilis LSI bertajuk Pilkada Di Daerah Kunci: Siapa Unggul Di Jawa Tengah?, ditemukan bahwa anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep memiliki elektoral tinggi di Jateng. Pada simulasi Top Of Mind survei LSI menemukan bahwa, elektoral paling tinggi ditempati Irjen. Pol. Ahmad Luthfi (5.2%).

Kemudian disusul Kaesang Pangarep (2.5%), Sudaryono (2.1%), Bambang "Pacul" Wuryanto (1.8%), Dico Ganinduto (1.7%), dan Taj Yasin (Maimoen 1.5%). Sementara mayoritas warga Jateng (78,7%) belum menentukan pilihan.

Dari 78,7% tersebut setelah dilakukan simulasi semi terbuka, tingkat elektoral Kaesang paling tinggi sebesar 15,9%. Disusul Irjen. Pol. Ahmad Luthfi (12.9%), Abdul Wachid (7.8%), Raffi Ahmad (6.8%), Bambang "Pacul" Wuryanto (5.8%), Sudaryono (4,7%), dan Hendrar Prihadi (4,7%).

Ketika dilakukan simulasi 3 kandidat Pilgub Jateng antara Kaesang, Bambang Pacul dan Ahmad Luthfi, Kaesang tetap unggul. Begitupun jika dilakukan simulasi 3 kandidat antara Kaesang, Sudaryono dan Ahmad Luthfi, Kaesang tetap unggul.

Hasil Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Tingginya elektoral Kaesang di Jateng paralel dengan tingkat popularitasnya. Masih berdasarkan hasil survei LSI, dari variabel Tingkat ketahuan Masyarakat Jateng, Kaesang paling tinggi sebesar 82%. Sedangkan popularitas Ahmad Luthfi sebesar 48,1%.

Hasil survei LSI ini menyebutkan bahwa peta kompetisi Pilgub Jateng masih cair. Semua kandidat masih berpeluang untuk saling mengungguli.

 

Meskipun demikian, faktor Jokowi Effect masih menjadi penentu kemenangan di Pilgub Jateng. Saat ini tingkat kepuasan warga Jateng terhadap Jokowi masih tinggi, sebesar 85,1%.

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update