Artinya, kandidat yang didukung Jokowi berpeluang menjadi Jateng-1. Nah kebetulan, Kaesang adalah anak bungsu Jokowi. Jika Kaesang maju di Pilgub Jateng, apakah Jokowi tidak mendukung anaknya?
Dari Jakarta Digeser ke Jateng
Pengamat politik, Muhammad Qodari menilai Kaesang memang lebih cocok maju ke Pilgub Jateng daripada dipaksakan bertarung di Pilgub DKI Jakarta. Karena, katanya, Jokowi Effect masih sangat berpengaruh di Pilgub Jateng.
Menurutnya, calon yang dekat dengan Presiden Joko Widodo atau terafiliasi dengan, berpotensi besar akan menjadi pemenang di Pilgub Jateng. “Istilahnya Kaesang ini di Jakarta seperti masuk kolam hiu, sedangkan di Jateng dia menjadi hiunya di kolam tongkol,” kata Qodari.
Kans Kaesang pun besar jika berpasangan dengan Kapolda Jateng, Ahmad Luthfi. “Kandidat terkuat adalah Ahmad Luthfi dan Kaesang. Kemungkinan antara dua itu yang berpotensi menang jika maju, tetapi beda cerita jika mereka dipasangkan,” ujar Qodari.
[red]






