Menu

Dark Mode
Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi

Energi

Biaya Proyek RDMP Balikpapan Terus Membengkak, Change Order Konsorsium masih Nyangkut

Avatarbadge-check


					Kilang Balikpapan dari kejauhan (Pertamina). Perbesar

Kilang Balikpapan dari kejauhan (Pertamina).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Aksi demonstrasi yang dilakukan karyawan dari subkontraktor proyek refinery development master plan (RDMP) Kilang Balikpapan, belakangan sering terjadi. Para peserta unjuk rasa menuntut agar hak-hak mereka diselesaikan pihak perusahaan.

Memang beberapa perusahaan subkontraktor proyek RDMP Kilang Balikpapan belum membayar karyawannya hingga lebih tiga bulan. Ada juga subkontraktor yang sampai harus berurusan dengan Dinas Tenaga Kerja setempat, karena dilaporkan karyawannya.

Perusahaan subkontraktor tak mampu melunasinya, karena belum mendapatkan pembayaran dari Konsorsium proyek RDMP Kilang Balongan. Bahkan, pihak subkontraktor mendapat pemberitahuan lewat pesan whatsapp dari pihak konsorsium.

Isi pesannya membuat prihatin. “Karena masalah kesepakatan change order dengan PT KPI, klaim dari subkontraktor belum bisa ditinjau dan diputuskan. JO (Joint Operation) tidak punya uang,” isi pesan whatsapp dari JO ke beberapa subkontraktor.

Adapun konsorsium pemenang tender EPC RDMP Balikpapan adalah SK Engineering & Construction Co. Ltd., Hyundai Engineering Co. Ltd., PT Rekayasa Industri, dan PT Pembangunan Perumahan (PTPP) (Persero) Tbk. Mereka terpilih pada 2018 lalu.

Namun belakangan SK Engineering & Contruction Co Ltd mengundurkan diri setelah konsorsium tersebut ditetapkan sebagai pemenang. Diduga kemundurannya disebabkan karena persoalan pembiayaan yang tadinya berasal dari bank Korea. Lalu masuk PT ETI ke proyek tersebut.

Proyek RDMP Kilang Balikpapan Banyak yang Berubah-ubah
Bukan saja konsorsiumnya, tetapi juga target selesainya. Beberapa kali telah terjadi perubahan target penyelesaian RDMP Balikpapan. Awalnya, RDMP Balikpapan direncanakan kelar pada 2021. Lalu dimundurkan menjadi tahun 2023. Terakhir, menurut pihak Pertamina, akan selesai tahun 2025 alias molor lagi.

Mundurnya target perampungan proyek, berimbas pada anggaran. Di awal, pihak konsorsium memenangkan proyek RDMP dengan nilai USD 4 miliar. Tiba-tiba anggaran proyek RDMP membengkak. Saat ini, proyek tersebut sudah menghabiskan USD7,4 miliar.

Angka tersebut lebih besar USD 3,4 miliar. Nah, sebelum kebakaran 25 Mei kemarin, pihak PT KPI masih membutuhkan sekitar USD1,3 miliar lagi untuk penyelesaian proyek kilang RDMP Balikpapan.

Jika setelah kebakaran tentu biaya proyek akan membengkak lagi. Menurut sumber Indonesiawatch.id yang memahami proyek RDMP Balikpapan, kerusakan fasilitas akibat kebakaran tidak bisa dicover asuransi karena proyeknya belum dibukukan. “Jika hal ini benar terjadi maka Pertamina bisa cilaka dua belas, sehingga harus ada yang bertanggungjawab,” ujar sumber tersebut.

Agar pihak konsorsium mau memperbaiki kerusakan dan melannjutkan pekerjaan proyek, mereka butuh mengajukan change order (CO). CO merupakan permintaan perubahan seperti biaya dan durasi pengerjaan proyek, karena adanya pekerjaan tambahan di luar rencana.

Berita Terbaru

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi