Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Energi

Biaya Proyek RDMP Balikpapan Terus Membengkak, Change Order Konsorsium masih Nyangkut

Avatarbadge-check


					Kilang Balikpapan dari kejauhan (Pertamina). Perbesar

Kilang Balikpapan dari kejauhan (Pertamina).

Persoalannya, ajuan CO dari konsorsium nilainya mencapai USD 1,2 miliar. Dan angka tersebut tidak diterima PT KPI. “Yang disetujui oleh KPI cuma masih dibawah USD200 juta, itulah yang membuat Jo Konsorsium EPC RDMP tidak bisa menyelesaikan kewajibannya ke banyak subkontraktornya” ujar sumber Indonesiawatch.id lainnya.

Dugaan Penurunan Spesifikasi Proyek RDMP Balikpapan
Dalam kondisi JO konsorsium kesulitan cash flow sejak lama, patut diduga ada penggunaan peralatan atau pipa yang tidak sesuai spesifikasi. “Jangan-jangan, kita bisa duga, itulah penyebab pecahnya flunge pipa yang berdampak kebakaran hebat di sekitar CDU IV ketika proses start up sudah berlangsung sebelum tanggal 25 Mei 2024,” ujar sumber tersebut.

Dia mengatakan bahwa proses pra start up harus teliti betul dan harus bisa dipastikan aman betul sebelum start up. Kebakaran kilang Balikpapan kemarin juga bukan disebabkan faktor tidak terduga alias force majeure. Karena bukan akibat fenomena alam seperti petir, tsunami dan banjir bandang.

“Tetapi hal yang predictible, dugaannya kebakaran itu bisa terjadi karena kurang teliti dan cermat dalam quality control dan safety review sebelum start up serta kualitas equitmen harus menjadi syarat utama, hindari peralatan yang KW 2 dan KW 3,” katanya.

Indonesiawatch.id mencoba mengkonfirmasi pihak konsorsium RDMP Balikpapan. Sampai berita ini ditulis, hanya Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (PTPP), Novel Arsyad yang merespon. “Bisa dikonfirmasi ke leader kami Hyundai. Karena kami member dari konsorsium,” kata Novel kepada Indonesiawatch.id.

Indonesiawatch.id juga sudah mencoba menghubungi Direktur Proyek Infrastruktur PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Kadek Ambara Jaya. Sayangnya Kadek tidak melayani pertanyaan dari redaksi agar satu pintu. “Sudah saya teruskan ke Pak Hermansyah Corsec PT KPI,” katanya.
[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum