Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Energi

Calon Dirut Pertamina dari Kalangan Politisi, Pengamat Migas: Semua CEO Pertamina Proksi Parpol

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Gedung Grha Pertamina (Foto: Pertamina). Perbesar

Ilustrasi Gedung Grha Pertamina (Foto: Pertamina).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Nama Simon Aloysius Mantiri, Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, muncul sebagai calon kuat Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (persero), menggantikan Nicke Widyawati. Saat ini Dia menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina.

Menurut Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, Dirut Pertamina berasal dari politisi adalah hal biasa. Toh, katanya, semua Dirut Pertamina selama ini adalah proksi partai politik tertentu.

Baca juga:
Pengamat Energi: Jika Dirut Pertamina dari Politisi, Riskan Penyalahgunaan Dana

“BUMN itu biasanya mau tidak mau, adalah jabatan politik. Jadi kalaupun diisi sama profesional, pasti proksi dari partai politik tertentu,” katanya kepada Indonesiawatch.id, (02/11).

Menurutnya Dirut BUMN dilematis, karena prasyarat untuk duduk menjadi nakhoda tidak seperti Dirut di perusahaan swasta. Kalau di swasta, katanya, cukup dengan profesionalitas, ahli di bidangnya dan secara operasional maupun finansial sudah mumpuni.

“Tapi kalau mau jadi BUMN, ada tambahan lagi. Operasional dituntut oke, finansial oke, satu lagi harus secara politik dia harus bisa diterima. Faktanya dari waktu ke waktu kira-kira begitu modelnya,” ujarnya.

Bagi Komaidi, Dirut Pertamina dari kalangan politisi bukanlah persoalan krusial. Karena menurutnya, pemilihan Dirut Pertamina tergantung kepada penguasa rezim.

“Sebetulnya, kalau saya kerja dengan orang yang dekat, kan lebih nyaman. Yang penting prinsip-prinsip governance-nya, profesionalnya harusnya sih diutamankan. Terlepas dari kelompok manapun. Kalau dia profesioanl, dan ahli di bidangnya, dan untuk perbaikan, yah sebetulnya nggak jadi masalah (Dirut Pertamina dari politisi),” ujarnya.

Apalagi katanya, jika Simon terpilih, tentu hal wajar karena memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:
Dirut Pertamina Paling Lama Era Reformasi, Harta Nicke Widyawati Hampir Rp100 Miliar

“Beliau kan dari blok Taruna Nusantara. Dan sudah lama ketemu kepentingan dengan pak Hasyim dan pak Prabowo. Tapi kemudian tadi, kerja dengan orang yang dikenal mungkin akan lebih nyaman. Di dalam kerangka itu, kemudian menjadi ketemu puzzle-nya,” ujarnya.

[red]

Berita Terbaru

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Pengamat Energi: Subholding Pertamina Kebijakan Salah Menteri BUMN Era Jokowi

14 September 2025 - 19:13 WIB

Ilustrasi 5 kasus korupsi di Pertamina. (Indonesiawatch.id/Dok. Pertamina)

Ada Dugaan Penggelapan Aset, Menyeret Oknum Bank UOB & BPN

7 September 2025 - 14:46 WIB

Ilustrasi Bank UOB. (Foto: Uskarp/Shutterstock)

Gekanas Gugat Bahlil Lahadalia karena RUPTL PLN 2025-2034

3 September 2025 - 13:25 WIB

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Populer Berita News Update