Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Hukum

Kehancuran Tekstil Nasional Diduga Karena Impor Ilegal dan Bobolnya Bea Cukai

Avatarbadge-check


					Kantor direktorat jenderal Bea Cukai. Perbesar

Kantor direktorat jenderal Bea Cukai.

Sementara produk impor ini, sudahlah masuknya dibantuk oknum Bea Cukai, lanjut Redma, dari negara asalnya juga sudah melakukan praktik dumping, alias mengekspor produk dengan harga murah.

“Cina kan posisinya over supply. Kalau over suplly, dia akan jual dengan harga dumping. di sananya sudah murah karena dumping masuk ke sini enggak bayar pajak, enggak bayar PPN. Jadilah harga jual produknya murah. Sedangkan kami kan harus bayar pajak, harus bayar PPN. Artinya mereka menjualnya lebih murah. Kalau menjual lebih murah gimana kita bersaing. Akhirnya market kita itu mereka kuasai sangat besar,” katanya.

Anehnya, praktik culas impor ilegal dengan modus borongan ini sudah diketahui pemerintah dan aparat penegak hukum. “Cuma yang kami aneh, waktu pemerintahan yang lalu kenapa kok enggak pernah ditindak,” ujarnya.

Redma meyakini, bahwa praktik ini melibatkan banyak orang. “Kami sebutnya sebagai mafia ini. Soalnya sudah banyak pihak yang terlibat,” ujarnya.

Beberapa pihak yang terlibat adalah oknum Bea Cukai. “Enggak mungkin masuk barang jalur hijau masuk melenggang dengan gampang. Terus ada oknum-oknum di perusahaan logistik,” ujarnya.

Karena itu, Redma berharap Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk memberantas oknum-oknum ini, termasuk oknum bea cukai yang culas. “Harus ada komitmen dari Presiden yang langsung turun untuk secara tegas, memberantas praktik ini,” katanya.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo

5 August 2026 - 07:55 WIB

Daftar kekayaan kandidat Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo (Sumber: LHKPN KPK; diolah)

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)
Populer Berita Hukum