Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Energi

Lembaga Ini Ragu Pimpinan SKK Migas yang Baru Bisa Capai Target Lifting

Avatarbadge-check


					Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Dok. SKK Migas). Perbesar

Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Dok. SKK Migas).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Penunjukkan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mendapat respon dari berbagai kalangan. Salah satunya Presidium Koalisi Muda Nusantara (KMNU), Abdul Rahman Sutara Purba.

Menurutnya, pihaknya meragukan pimpinan SKK Migas yang baru dapat mendorong pencapaian target lifting migas tercapai.

Baca juga:
Dirjen Migas Era Ignasius Jonan Jadi Kepala SKK Migas

Abdul mengatakan, Presiden Prabowo Subianto pernah memanggil Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia agar meningkatkan produksi migas nasional. Untuk menjalankan perintah itu, kata Abdul Rahman Sutara Purba, SKK Migas harus menjadi lokomotifnya.

“Maka Kepala SKK Migas ini, harusnya tidak hanya wajib memiliki rekam jejak pengalaman dan teknis urusan perminyakan, dia juga tidak hanya memahami regulasi. Karena regulasi ini menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri,” ungkap alumni Manajemen Stratejik FEB UI ini kepada Indonesiawatch.id.

Baca juga:
Anggota Timnas P3DN Minta SKK Migas Serius Buat Rencana Kebutuhan Produk Dalam Negeri

Di sisi lain menurutnya, pimpinan SKK migas baru harus mampu menata manajemen internal dan membentuk budaya fairness birokrat SKK migas dalam bekerja secara regulatif dan profesional. “Apalagi selama ini penataan internal disorot para pelaku bisnis hulu dan para supporting stake holder hulu Migas lainnya,” ujarnya.

Menurut Abdul, pimpinan SKK Migas yang dilantik, harus memiliki kapasitas yang paripurna. “Dia juga harus memiliki semangat dan jiwa patriotik, karena ini sejalan dengan visi retreat Magelang, yang ingin ditanamkan presiden kepada seluruh elit pengambil keputusan di Republik ini,” katanya.

Alumni Manajemen FEB Universitas Indonesia ini juga berharap level pimpinan di SKK Migas yang ditunjuk harus strong manajemen kompetensi inti, utamanya pada level pengambil Keputusan. “Karena bahaya jika ada pimpinan SKK Migas tidak memiliki portofolio yang runut di sektor hulu migas,” ujarnya.

Menurut Abdul, nantinya jika ada pergantian Deputi, Kepala SKK Migas harus mengusulkan orang-orang yang mumpuni.

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum