Menu

Dark Mode
Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

Energi

Lembaga Ini Ragu Pimpinan SKK Migas yang Baru Bisa Capai Target Lifting

Avatarbadge-check


					Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Dok. SKK Migas). Perbesar

Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Dok. SKK Migas).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Penunjukkan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mendapat respon dari berbagai kalangan. Salah satunya Presidium Koalisi Muda Nusantara (KMNU), Abdul Rahman Sutara Purba.

Menurutnya, pihaknya meragukan pimpinan SKK Migas yang baru dapat mendorong pencapaian target lifting migas tercapai.

Baca juga:
Dirjen Migas Era Ignasius Jonan Jadi Kepala SKK Migas

Abdul mengatakan, Presiden Prabowo Subianto pernah memanggil Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia agar meningkatkan produksi migas nasional. Untuk menjalankan perintah itu, kata Abdul Rahman Sutara Purba, SKK Migas harus menjadi lokomotifnya.

“Maka Kepala SKK Migas ini, harusnya tidak hanya wajib memiliki rekam jejak pengalaman dan teknis urusan perminyakan, dia juga tidak hanya memahami regulasi. Karena regulasi ini menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri,” ungkap alumni Manajemen Stratejik FEB UI ini kepada Indonesiawatch.id.

Baca juga:
Anggota Timnas P3DN Minta SKK Migas Serius Buat Rencana Kebutuhan Produk Dalam Negeri

Di sisi lain menurutnya, pimpinan SKK migas baru harus mampu menata manajemen internal dan membentuk budaya fairness birokrat SKK migas dalam bekerja secara regulatif dan profesional. “Apalagi selama ini penataan internal disorot para pelaku bisnis hulu dan para supporting stake holder hulu Migas lainnya,” ujarnya.

Menurut Abdul, pimpinan SKK Migas yang dilantik, harus memiliki kapasitas yang paripurna. “Dia juga harus memiliki semangat dan jiwa patriotik, karena ini sejalan dengan visi retreat Magelang, yang ingin ditanamkan presiden kepada seluruh elit pengambil keputusan di Republik ini,” katanya.

Alumni Manajemen FEB Universitas Indonesia ini juga berharap level pimpinan di SKK Migas yang ditunjuk harus strong manajemen kompetensi inti, utamanya pada level pengambil Keputusan. “Karena bahaya jika ada pimpinan SKK Migas tidak memiliki portofolio yang runut di sektor hulu migas,” ujarnya.

Menurut Abdul, nantinya jika ada pergantian Deputi, Kepala SKK Migas harus mengusulkan orang-orang yang mumpuni.

Berita Terbaru

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara

16 May 2026 - 20:11 WIB

Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum