Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Internasional

Menham Pigai akan Sikapi Deplu AS Masukkan Alpius Madi Pelanggar HAM Berat

Avatarbadge-check


					Deplu AS menyatakan Alpius Hasim Madi pelaku pelanggaran HAM berat dan melarangnya masuk ke AS. (Indonesiawatch.id/VOA) Perbesar

Deplu AS menyatakan Alpius Hasim Madi pelaku pelanggaran HAM berat dan melarangnya masuk ke AS. (Indonesiawatch.id/VOA)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Hak Asasi Manusia (Menham) Natalius Pigai sedang menunggu jawaban Panglima TNI soal Departemen Amerika Serikat (Deplu AS) menyatakan Alpius Hasim Madi sebagai pelanggar HAM berat.

Pigai dilansir dari akun pribadinya di X pada Senin, (23/12), menyampaikan, pihaknya mengirim surat kepada panglima TNI untuk mendapatkan penjelasan untuk merespons Deplu AS.

 Baca juga:
Deplu AS Masukkan Alpius Madi Pelaku HAM Berat, Ini Tanggapan Indonesia

“Sedang mengirim surat resmi kepada Panglima TNI untuk mendapatkan laporan resmi,” ujarnya.

Pigai menyampaikan, Kementerian HAM baru akan merespons ‎keputusan Deplu AS menyatakan Alpius Hasim Madi sebagai pelanggar HAM berat dan melarangnya masuk ke AS.

Deplu AS menyatakan bahwa Alpius Hasim Madi terlibat pembunuhan pendeta Yeremia Zanambani pada tahun 2020 lalu. Ini berdasarkan Pasal 7031 (c).

Pembunuhan pendeta Yeremia Zanambani pada19 September 2020. Diaa dibunuh secara tragis di Kampung Bomba, Distrik Hitadipta, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

‎“Kami akan menyikapinya. Saya akan respons setelah ada laporan dari panglima [TNI],” kata Pigai.

Sebelumnya, Deplu AS memasukkan nama Alpius Hasim Madi, mantan Wakil Komandan Koramil Persiapan Hitadipa, sebagai pelanggr HAM berat bersama 13 nama lainnya.

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF‎) yang dibentuk pemerintah pada 21 Oktober 2020 menyatakan bahwa pendeta Yeremia Zanambani tewas karena ada keterlibatan militer Indonesia.
[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update