Menu

Dark Mode
Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

Ekonomi

Menteri Bahlil Larang Ojek Online Pakai BBM Subsidi, Asosiasi Ojol: Ya Jadi Mahal Tarifnya

Avatarbadge-check


					Ilustrasi para pengemudi ojek online. Perbesar

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa ojek online tidak mendapatkan BBM subsidi. Pasalnya pendistribusian BBM subsidi mau difokuskan kepada kendaraan berpelat kuning, seperti angkutan umum.

Ketua Umum Asosiasi Driver Online (ADO) Taha Syafaril, mengatakan kebijakan tersebut harus paralel dengan kenaikan tarif ojek online. Artinya, tarif ojek online akan lebih mahal.

Baca juga:
Besok Sebagian Ojol Libur, 2.500 Driver Demo Di Depan Kominfo

“Berarti transportasi berbasis aplikasi atau online karena tidak dapat subsidi BBM ya harus mahal tarifnya, jangan sama atau lebih murah dari angkutan umum,” ujar Taha kepada Indonesiawatch.id, (28/11).

Menurutnya, pemerintah harus mengatur tarif ojol yang lebih manusiaswi bagi pekerja informal seperti pengemudi ojek online.

“Pemerintah harus mengatur tarif dan sosialisasi kepada masyarakat. Termasuk ‘berani’ mengawasi perusahaan aplikasi yang selama ini melakukan kegiatan dan layanan tanpa UU yang jelas,” kata Taha.

Menurut Taha BBM adalah modal utama dalam bisnis ojek online. “Kalo soal BBM tentu adalah modal utama ojol, taksol dan kurol juga, sama seperti hal penting dalam transportasi umum (plat kuning),” katanya.

Taha mencontohkan, para driver taksi online, sehari-haris rata-rata pembelian BBM sekitar Rp200 ribu. “Untuk Ojol dan Kurol (kurir online) juga cukup banyak minimal sehari harus full tank (sepeda motor),” katanya.

Jika penetapan larangan subsidi BBM bagi Ojol, tidak didukung kebijakan yang melindungi pengemudi daring, Taha mewanti-wanti, akan banyak demonstrasi dari para pengemudi daring.

“Karena saat ini pengemudi daring juga sudah digunakan oleh masyarakat luas, bahkan infonya lebih dari 70% masyarakat perkotaan menggunakan layanan transportasi berbasis aplikasi ini. Tentu pemerintah harus siap juga kalo akan banyak demo atau aksi dari para pengemudi platform di seluruh kota di Indonesia,” ujarnya.

Berita Terbaru

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)

Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

10 July 2026 - 09:12 WIB

Jampidsus Febrie Diminta Mundur (Sumber: Center of Energy and Resources Indonesia/ CERI)
Populer Berita Hukum