Menu

Dark Mode
Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi

Internasional

‎Pesawat Nahas Azerbaijan Airlines Buatan Pabrikan Pesaing Boeing dan Airbus

Avatarbadge-check


					Pesawat nahas Azerbaijan Airlines J2-8243 jatuh di Kazakhstan. (Indonesiawatch.id/BBC Dok. Azamat Sarsenbayev) Perbesar

Pesawat nahas Azerbaijan Airlines J2-8243 jatuh di Kazakhstan. (Indonesiawatch.id/BBC Dok. Azamat Sarsenbayev)

Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎Pesawat Azerbaijan Airlines J2-8243 yang nahas jatuh di Kazakhstan merupakan hasil pabrikan asal Brasil, Embraer, pesaing Boeing dan Airbus, yang memiliki catatan keselamatan yang tinggi.‎‎

Dilansir dari BBC pada Jumat, (27/12), laporan media Rusia yang belum terkonfirmasi bahwa mungkin sebelum jatuh pesawat nahas tersebut bertabrakan dengan sekawanan burung.

Baca juga:
Konsumsi Sabu, Ugal-ugalan di Jalan Raya, Sopir Truk Ini Ditetapkan Tersangka

“Embraer mengatakan bahwa pihaknya siap membantu semua otoritas terkait,” kata BBC.

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, dilansir dari AP News, menyampaikan, masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai penyabab kecelakaan pesawat tersebut.

Ia menyampaikan, sesuai informasi yang diterima bahwa perubahan rute dilakukan karena cuaca buruk sehingga dialihkan ke bandara Aktau.

“Sayangnya, pesawat jatuh saat mencoba mendarat,” ujar Aliyev diwartawkan AP News.

Senada dengan AP New, BBC juga mewartakan bahwa‎ pesawat nahas milik maskapai Azerbaijan Airlines itu terbakar saat mencoba melakukan pendaratan darurat di dekat Kota Aktau, Kazakhstan.

Pesawat itu sedang dalam perjalanan menuju Grozny, Rusia, tetapi dialihkan karena kabut. Pesawat tersebut lepas landas dari ibu Kota Azerbaijan, Baku, pada Rabu, (25/12).

Berdasarkan keterangan pejabat setempat, puluhan orang selamat dari kecelakaan pesawat yang membawa 67 orang di Kazakhstan. Pihak berwenang Kazakhstan mengatakan 38 orang tewas dalam kecelakaan itu.

Rekaman menunjukkan pesawat menuju ke tanah dengan kecepatan tinggi dengan roda pendaratan diturunkan, sebelum terbakar saat mendarat.

Rekaman video yang belum diverifikasi menunjukkan orang-orang yang selamat merangkak keluar dari reruntuhan, beberapa di antaranya terlihat mengalami luka-luka.

Mereka yang berada di dalam pesawat sebagian besar adalah warga negara Azerbaijan, namun ada juga beberapa penumpang dari Rusia, Kazakhstan, dan Kyrgyzstan.

Seorang wanita yang sedang bepergian untuk menghabiskan liburan bersama anak-anaknya di Chechnya, yang beribu kota Grozny, tewas dalam kecelakaan itu. Seorang ibu, yang bepergian dengan membawa tes kesehatan untuk anaknya yang sakit, masih hilang.

Seorang wanita muda menceritakan kesedihannya kepada BBC di Azerbaijan ketika dia mati-matian berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada ayahnya, yang berada dalam penerbangan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa ayahnya sedang bepergian bersama putranya, yang selamat dari kecelakaan itu. Sang anak berhasil menghubungi adiknya, namun masih belum ada kabar dari ayahnya.

Azerbaijan Airlines mengatakan pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat sekitar 3 km (1,9 mil) dari Aktau.‎ Penerbangan antara Baku dan Kota Grozny dan Makhachkala di Rusia akan dibatalkan sementara penyelidikan atas insiden tersebut selesai.

Para pejabat mengatakan kotak hitam perekam penerbangan pesawat telah ditemukan. Azerbaijan dan Kazakhstan telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.
[red]

Berita Terbaru

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.
Populer Berita Ekonomi