Menu

Dark Mode
Algojo, Serial Action di Arena Jakarta yang Keras Ada Limbah Industri Politik di Kasus Ijazah Jokowi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 Bukan 27 Desember 1949 BNPB & TNI di Tengah Badai Politik Kekuasaan dan Kemanusiaan Bencana RUPSLB Bank Mandiri & Anak Riza Chalid Telat Mendapat Kabar Bencana Sumatera, Prabowo Perlu Radical Break

Hukum

‎Saut: Pemimpin Indonesia Prilakunya Bakal Mirip Jokowi dalam Memberantas Korupsi

Avatarbadge-check


					Mantan Ketua KPK, Saut Situmorang, mengatakan, pemimpin Indonesia saat ini prilakukanya dalam memberantas korupsi akan seperti Jokowi. (Indonesiawatch.id/Ist) Perbesar

Mantan Ketua KPK, Saut Situmorang, mengatakan, pemimpin Indonesia saat ini prilakukanya dalam memberantas korupsi akan seperti Jokowi. (Indonesiawatch.id/Ist)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorag, memprediksi bahwa Prabowo prilakunya ke depan bakal sama seperti Joko Widodo (Jokowi) dalam memberantas korupsi.

“Siapapun pemimpinnya, suatu saat ke depan diperkirakan akan sama perilakunya dengan Jokowi,” kata Saut dalam orasi kebangsaan di Pascasarjana Universitas Parmadina, Jakarta, pada akhir pekan ini.

Baca juga:
Ini 5 Kasus Korupsi Pertamina Diusut KPK, Polri, dan Kejagung

Saut berpandangan demikian karena menurutnya, saat ini Presiden Prabowo masih banyak dikelilingi oleh orang-orang yang dulu juga dipekerjakan oleh Jokowi.

Padahal, kata Saut, kepemimpinan Jokowi selama 10 tahun telah dinilai banyak pihak berhasil melemahkan KPK, terlihat dari tren indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia yang cenderung turun.

“Prabowo berpotensi seperti Jokowi karena lingkungannya kita ini kan sangat kumuh sekarang. Jadi kalau enggak dia diingatin terus, dia akan mengalami hal yang sama,” ujarnya.

‎Ia lantas menyampaikan, situasi sosial kemasyarakatan Indonesia saat ini seperti terjebak dalam sebuh “kandang ayang yang jorok dan bau”.

‎Menurut Saut, di dalam “kandang” itu terdapat masyarakat dan para kriminal-koruptor. Celakanya, masyarakat seolah tidak menyadari hidup dalam situasi seperti itu.

“Bahkan ketika indeks korupsi Indonesia turun dari 40 ke 34,” ujarnya dalam acara bertajuk “Perjalanan, Tantangan, dan Harapan Pemberantasan Korupsi di Indonesia‎” tersebut.

Karena itu, Saut mengusulkan agar sistem‎ pemberantasan korupsi di Indonesia hendaknya menggunakan teknologi digital yang sudah maju, antara lain dengan penggunaan big data.

“Dari sana, record semua pihak bisa dipantau dan menjadi dasar dari keputusan KPK,” tandasnya.

Berita Terbaru

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Gekanas Gugat Bahlil Lahadalia karena RUPTL PLN 2025-2034

3 September 2025 - 13:25 WIB

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi