Menu

Dark Mode
Mayapada Suguhkan PET-CT dan SPECT-CT untuk Akurasi Diagnosis dan Deteksi Kanker Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

Hukum

Gadis Penjaja Gorengan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Diduga Korban Pembunuhan

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Tewas Dibunuh (Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Tewas Dibunuh (Istimewa)

Pariaman, Indonesiawatch.id – Nasib nahas menimpa seorang remaja perempuan penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatra Barat. Gadis berinisial NKS,18 tahun, itu ditemukan tewas terkubur dalam kondisi tanpa busana di dekat sebuah rumah di Padang Pariaman. Sebelum ditemukan tewas, ia sempat dilaporkan hilang.

NKS sempat dinyatakan hilang oleh keluarga setelah terakhir menjajakan gorengan di Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11, Kayu Tanam, Padang Pariaman pada Jumat, 6 September 2024. Malangnya saat ditemukan ternyata nyawa NKS sudah tak terselamatkan.

Sebelumnya diberitakan, NKS (18) ditemukan tewas terkubur usai sempat dilaporkan hilang saat berjualan gorengan di sekitar rumahnya. Polisi menduga NKS merupakan korban pembunuhan.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Faisol Amir mengkonfirmasi kabar soal kasus tersebut. “Benar. Ditemukan dalam keadaan terkubur tanpa busana di dekat sebuah rumah di Kayu Tanam,” kata AKBP Faisol Amir dalam keterangannya di Padang Pariaman, pada Minggu, 8 September 2024.

Faisol menyebut jasad korban ditemukan terkubur berjarak 500 meter dari rumahnya yang berada di Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Faisol mengatakan, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP ditemukan alat bukti berupa sandal, kain dan payung yang digunakan korban. Korban diduga diperkosa terlebih dahulu sebelum dibunuh. Meski demikian, polisi belum bisa memastikan karena jasad korban saat ini diautopsi di RS Bhayangkara Padang.

Baca juga:
Amnesty dan KontraS Sebut Kasus Penyiksaan Warga Sipil oleh Aparat Meningkat Tajam

“Belum bisa kita simpulkan [korban pemerkosaan]. Kita tunggu hasil dari autopsi di RS Bhayangkara Polda Sumbar dulu,” ujarnya. Menurutnya, pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus tersebut. “Tim Reserse Kriminal (Reskrim) masih menyelidiki kasus ini ya. Tim sudah turun ke lapangan,” ujar Faisol.

Polisi, lanjut Faisol, juga telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus tersebut. “Orang tua korban telah kita minta keterangan. Saksi yang melihat korban juga kita minta keterangan,” tutur Faisol.

Faisol mengatakan, pihaknya belum memastikan atau menetapkan pelaku pembunuhan NKS. Lantaran kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman dan penyelidikan polisi. “Sedang kita selidiki ya. Nanti diberikan informasi lengkapnya,” kata Faisol.

Sebelumnya NKS dilaporkan hilang pada Jumat (6/9) malam. Korban merupakan penjual gorengan keliling di Kayu Tanam yang menjajakan dagangannya setiap pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun, pada Jumat itu korban tidak balik pulang sehingga dilaporkan hilang.

Baca juga:
Kasus Siswi SD Tewas Dibakar Teman di Pariaman, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Informasi pihak keluarga, saat terakhir menjajakan gorengan, NKS memakai baju kaos oblong hitam dan celana hitam. Keluarga melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa karena hingga Jumat malam pukul 20.00 WIB korban tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga bersama warga melakukan pencarian hingga Sabtu 02.00 WIB. Namun korban tak kunjung ditemukan dan dinyatakan hilang. Pencarian kemudian dibantu tim gabungan sejak Sabtu (7/9) hingga Minggu (8/9), tapi tidak membuahkan hasil sampai didapat informasi ada mayat ditemukan terkubur di pekarangan.

[red]

Berita Terbaru

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun

20 March 2026 - 07:11 WIB

Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Jakarta Timur (Sumber: AAI Jaktim)

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)
Populer Berita Daerah