Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Uncategorized

KKP Kumpulkan ‎Keterangan untuk Ungkap Pagar Laut di Dekat PIK 2

Avatarbadge-check


					Bagian atas pagar laut di perairan Tangerang yang tengah menjadi sorotan publik. (Indonesiawatch.id/Dok Pokwas Cipasilian) Perbesar

Bagian atas pagar laut di perairan Tangerang yang tengah menjadi sorotan publik. (Indonesiawatch.id/Dok Pokwas Cipasilian)

Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan untuk mengungkap pelaku dan maksud pemagaran laut sejauh 30,16 km di peraian Tangerang, Banten.

‎“Mengenai pemagaran laut di perairan Tangerang, KKP telah mengambil sejumlah langkah‎,” kata Doni Ismanto Darwin, Staf Khusus Menteri KKP Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik melalui video dilansir pada Jumat, (10/1).

Baca juga:
KKP Segel Pagar Laut 30,16 KM Dekat PIK 2

Doni ‎mengungkapkan, salah satu langkah yang telah dilakukan KKP adalah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait pemagaran laut.

KKP menerima aduan dari masyarakat tentang pemagaran laut atau perairan di Kecamatan ‎Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Aduan masyarakat atas pemagaran di perairan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada September tahun lalu [2024],” ujarnya.

Pagar laut di peraian Tangerang, Banten. (Indonesiawatch.id/Dok KKP)

Pagar laut di peraian Tangerang, Banten. (Indonesiawatch.id/Dok KKP)

Kemudian, lanjut Doni, KKP pada 7 Januari lalu, menggelar diskusi publik yang dihadiri 16 kepala desa terkait dengan isu pemagaran laut tersebut.

“Ada juga perwakilan dari Pemda Tangerang, Ombudsman, ahli pengelolaan pesisir dan analis pertanahan, hingga asosiasi nelayan,” ujarnya.

Doni melanjutkan, hasil diskusi tersebut banyak diberitakan berbagai medi massa. Diskusi ini merupakan langkah kolaboratif KKP bersama sejumlah stakeholder terkait.

‎“KKP bersama semua pihak untuk secepatnya menyelesaikan persoalan pemagaran laut di Tangerang ini,” ujarnya.
[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).
Populer Berita News Update