<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lapangan migas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/lapangan-migas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/lapangan-migas/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Nov 2024 10:12:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>lapangan migas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/lapangan-migas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menteri ESDM Mau Reaktivasi Sumur Nganggur, Eks Pimpinan SKK Migas: Bisa Tambah Lifting Tapi Volumenya Tidak Signifikan</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/menteri-esdm-mau-reaktivasi-sumur-nganggur-eks-pimpinan-skk-migas-bisa-tambah-lifting-tapi-volumenya-tidak-signifikan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/menteri-esdm-mau-reaktivasi-sumur-nganggur-eks-pimpinan-skk-migas-bisa-tambah-lifting-tapi-volumenya-tidak-signifikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 10:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil Lahadalia]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[lapangan migas]]></category>
		<category><![CDATA[Migas]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4215</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Eks Wakil Kepala SKK Migas, Fataryani Abdurahman mengungkapkan bahwa rencana Menteri ESDM...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/menteri-esdm-mau-reaktivasi-sumur-nganggur-eks-pimpinan-skk-migas-bisa-tambah-lifting-tapi-volumenya-tidak-signifikan/">Menteri ESDM Mau Reaktivasi Sumur Nganggur, Eks Pimpinan SKK Migas: Bisa Tambah Lifting Tapi Volumenya Tidak Signifikan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Eks Wakil Kepala SKK Migas, Fataryani Abdurahman mengungkapkan bahwa rencana Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meningkatkan lifting migas melalui reaktivasi sumur idle well alias sumur nganggur, sudah bagus.</p>
<p>Hanya saja, perlu dikaji produksi sumur dari aspek potensi dan keekonomiannya. Pasalnya sumur-sumur yang idle saat ini, kebanyakan karena masalah <em>subsurface</em> dan <em>integrity</em>. Misalnya jika kondisi <em>water cut</em>, sejenis parameter kandungan air, sudah tinggi di sumur idle, maka sumur tersebut sudah tidak ekonomis lagi untuk diproduksi.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/produksi-migas-indonesia-turun-pemerintah-gagal-capai-target-apbn/">Produksi Migas Indonesia Turun, Pemerintah Gagal Capai Target APBN</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Lalu ada persoalan integrity sumur. Kebanyakan sumur-sumur idle sudah tidak aman untuk diproduksikan sehingga perlu upaya perbaikan. “Makanya, biasanya untuk produksi dari <em>idle well</em>, volumenya tidak signifikan untuk menambah lifting,” ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>, (02/11).</p>
<p>Karena itu, Fataryani mengusulkan beberapa strategi agar lifting migas meningkat. <strong>Pertama</strong>, wilayah-wilayah kerja yang jumlahnya kurang lebih 100an, yang telah berproduksi, perlu dilakukan upaya-upaya dengan production enhancement.</p>
<p>Upaya ini yaitu dengan memanfaatkan penerapan teknologi baru yang sesuai dengan karakter reservoirnya serta melakukan infield sesmic, proses penglohan data akusisi seismik menggunakan teknologi yang lebih baik seperti Artificial Intelligence (AI), sehingga bisa mendapatkan data potensi sumber daya yang lebih akurat.</p>
<p>Dengan begitu, sumur tersebut bisa segera dibor untuk mendapatkan produksi tambahan. <strong>Kedua</strong>, wilayah-wilayah kerja eksplorasi perlu diberikan kemudahan perizinan yang singkat dan perlu perbaikan fiskal.</p>
<p>“Ada wilayah kerja non konvensional (MNK) di Rokan yang terdapat pada lapisan shale oil, sangat diperlukan fiskal yang sesuai karena biasanya untuk produksi MNK dibutuhkan sangat banyak sumur dan sumber air dimana biayanya cukup tinggi sehingga memerlukan term fiskal yang sangat khusus,” katanya.</p>
<p><strong>Strategi ketiga</strong>, yaitu percepatan-percepatan pelaksanaan pekerjaan yang sudah mendapatkan persetujuan Plan of Development (POD) melalui <em>fast track project</em>. Proyek seperti ini langsung dan khusus diawasi oleh pemerintah.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/lagi-target-produksi-migas-semester-1-tahun-2024-gagal-target/">Lagi! Target Produksi Migas Semester 1 Tahun 2024 Gagal Target</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Misalnya, seperti proyek-proyek <a href="https://kppip.go.id/proyek-strategis-nasional/">PSN</a> lainnya yang perlu dibuat struktur dan mekanismenya agar KKKS mendapat dukungan yang penuh dari pemerintah sehingga dapat menghilangkan hambatan-hambatan. Fataryani mencontohkan, teknis untuk menaikkan lifting gas. Yaitu di Blok Masela.</p>
<p>“Sebenarnya konsep pengembangannya dapat diubah dengan menjalankan produksi menggunakan early production facilities (EPF) yaity floating LNG, dimana salah satu partnernya Petronas sudah ada FLNG1 dan FLNG2 dengan kapasitas 1.0-1.2 juta MTPA yang bisa diminta untuk direlokasi ke lapangan Masela sambil persiapan pembangunan kilang LNG darat dengan konsep modular,” ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/menteri-esdm-mau-reaktivasi-sumur-nganggur-eks-pimpinan-skk-migas-bisa-tambah-lifting-tapi-volumenya-tidak-signifikan/">Menteri ESDM Mau Reaktivasi Sumur Nganggur, Eks Pimpinan SKK Migas: Bisa Tambah Lifting Tapi Volumenya Tidak Signifikan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/menteri-esdm-mau-reaktivasi-sumur-nganggur-eks-pimpinan-skk-migas-bisa-tambah-lifting-tapi-volumenya-tidak-signifikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cara Hitung Nilai Akuisisi Aset Lapangan Migas Versi Arcandra Tahar</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-cara-hitung-nilai-akuisisi-aset-lapangan-migas-versi-arcandra-tahar/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-cara-hitung-nilai-akuisisi-aset-lapangan-migas-versi-arcandra-tahar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 11:19:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[arcandra tahar]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[lapangan migas]]></category>
		<category><![CDATA[merger dan akuisisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3508</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Aksi korporasi merger dan akuisisi (M&#38;A) lapangan minyak dan gas (Migas), seringkali...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-cara-hitung-nilai-akuisisi-aset-lapangan-migas-versi-arcandra-tahar/">Ini Cara Hitung Nilai Akuisisi Aset Lapangan Migas Versi Arcandra Tahar</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Aksi korporasi merger dan akuisisi (M&amp;A) lapangan minyak dan gas (Migas), seringkali dilakukan untuk memitigasi resiko yang dapat mengancam bisnis migas. Menurut eks Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, biasanya ada banyak motivasi bagi sebuah perusahaan migas melakukan strategi M&amp;A.</p>
<p>Diantaranya adalah prediksi harga minyak ke depan yang tidak sesuai harapan. Dengan menjual aset lapangan migas, penjual bisa terhindar dari potensi rugi di masa depan.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/ini-pejabat-pertamina-yang-pernah-dipecat-jokowi-karena-melanggar-tkdn/">Ini Pejabat Pertamina yang Pernah Dipecat Jokowi Karena Melanggar TKDN</a></span></h6>
</blockquote>
<p>“Jika lapangan tersebut tetap dioperasikan, maka ada kemungkinan pendapatannya tidak mampu menutup biaya operasi,” ujar Arcandra Tahar, dalam keterangan resminya, (06/09).</p>
<p>Sementara bagi pembeli, kata Arcandra, dengan mengakuisisi aset tersebut, maka ada kemungkinan bisa mendapat keuntungan. “Dengan memanfaatkan pengalaman dan teknologi yang lebih baik dari penjual, misalnya,” katanya.</p>
<p>Terkadang, menurut Arcandra, prediksi harga minyak ke depan bisa saja meleset. Jika harga lebih tinggi dari perkiraan, maka penjual mendapatkan keuntungan lebih cepat tanpa harus bersusah payah untuk melakukan kegiatan produksi yang punya resiko kegagalan.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/skk-migas-kesdm-terus-pantau-komitmen-tkdn-kkks-hulu-migas/">SKK Migas &amp; KESDM Terus Pantau Komitmen TKDN KKKS Hulu Migas</a></span></h6>
</blockquote>
<p>“Lalu kenapa pembeli mau mengakuisisi aset ini kalau keuntungannya sudah diambil oleh penjual? Disinilah peran pembeli dalam mengevaluasi aset harus cermat, terukur dan teliti,” ujarnya.</p>
<p>Caranya, sambung Arcandra, proses due diligence (DD) harus dilakukan tidak saja dari aspek finansial, tetapi juga aspek teknikal. Seperti mengakaji potensi dari sumber daya migas yang belum dimasukan ke dalam harga pembelian.</p>
<p>“Atau disebut juga dengan upside potensial. Dengan adanya potensi sumber daya ini maka penjual berharap akan ada keuntungan di masa depan kalau upside potensial dikelola dengan baik,” katanya.</p>
<p>Menurut Arcandra, pembeli juga harus cerdas dalam bernegosiasi dengan penjual agar potensi keuntungan bisa dibagi dengan pembeli. Misalnya cadangan lapangan migas yang tersisa adalah 50 juta barrel of oil equivalent (boe).</p>
<p>Kemudian asumsi harga minyak ke depan disepakati sebesar USD 70 per barrel. “Maka Net Present Value (NPV) untuk produksi ke depan dengan discount rate 10% misalnya menjadi USD 400 juta,” simulasi Arcandra.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/diusut-kpk-sejak-lama-kasus-akuisisi-maurel-prom-oleh-pertamina-ternyata-masih-penyelidikan/">Diusut KPK Sejak Lama, Kasus Akuisisi Maurel &amp; Prom oleh Pertamina Ternyata Masih Penyelidikan</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Menurut Arcandra, penjual biasanya berusaha untuk menawarkan aset ini minimal dengan harga USD 400 juta. Sebaliknya pembeli akan berusaha bernegosiasi dengan harga yang lebih rendah dari USD 400 juta.</p>
<p>“Kalau misalnya terjadi kesepakatan di USD 300 juta, maka pembeli punya potrensi keuntungan sebesar USD 100 juta,” katanya.</p>
<p>Arcandra meyakini, tidak jarang penjual menawarkan asetnya dengan harga di atas USD 400 juta. Karena upside potensial dari sumber daya yang ada ikut dimasukkan sebagai potensi pendapatan di masa datang.</p>
<p>“Inilah yang kita sebut membeli dengan harga premium atau ada tambahan harga diatas harga wajar yang dikeluarkan pembeli,” ujarnya.</p>
<p><em><strong>Bersambung ke halaman selanjutnya</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-cara-hitung-nilai-akuisisi-aset-lapangan-migas-versi-arcandra-tahar/">Ini Cara Hitung Nilai Akuisisi Aset Lapangan Migas Versi Arcandra Tahar</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-cara-hitung-nilai-akuisisi-aset-lapangan-migas-versi-arcandra-tahar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-03 16:17:45 by W3 Total Cache
-->