Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Edukasi

Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha

Avatarbadge-check


					Tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Gizi dan Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi gizi dan pelatihan pemanfaatan pangan bagi kelompok tani di Depok. (Ist.) Perbesar

Tim dosen bersama mahasiswa Program Studi Gizi dan Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi gizi dan pelatihan pemanfaatan pangan bagi kelompok tani di Depok. (Ist.)

Depok, Indonesiawatch.id – Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Kedokteran UPN “Veteran” Jakarta melatih kelompok tani di Depok mengolah rambut jagung menjadi kombucha. Pelatihan ini bertujuan mendorong pemanfaatan hasil pertanian yang belum optimal sekaligus membuka peluang usaha baru.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai secara internal oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN “Veteran” Jakarta.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas A’immatul Fauziyah, S.Gz., M.Si., Dr. dr. Sofia Wardhani, MKK., dan AMgr. Ajeng Mustika, S.Gz., bersama mahasiswa Program Studi Gizi UPN “Veteran” Jakarta.

Pelatihan bertajuk “Kombucha Empowerment: Optimalisasi Hasil Panen Melalui Diversifikasi Produk Olahan Rambut Jagung Berkonsep Green Economy pada Kelompok Tani di Depok” itu memperkenalkan pengolahan rambut jagung menjadi minuman kombucha.

Rambut jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal diolah menjadi produk minuman bernilai tambah. Inovasi ini diharapkan dapat membantu petani mengembangkan diversifikasi produk berbasis pangan lokal.

“Kami berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri oleh kelompok tani sehingga hasil pertanian yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujar A’immatul Fauziyah, S.Gz., M.Si., salah satu anggota tim dosen.

Edukasi Gizi dan Ekonomi Hijau
Selain praktik pengolahan pangan, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep green economy atau ekonomi hijau. Materi ini disampaikan oleh Widayani Wahyuningtyas, S.E., M.M.

Peserta juga mendapatkan materi mengenai Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) dan pemanfaatan kombucha teh rambut jagung. Materi tersebut disampaikan oleh A’immatul Fauziyah.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan oleh ketua RW setempat. Peserta kemudian mengerjakan pretest untuk mengukur pengetahuan awal sebelum mengikuti sesi edukasi.

Setelah pemaparan materi dan diskusi, peserta mengerjakan post-test. Evaluasi ini dilakukan untuk melihat perubahan pengetahuan setelah kegiatan edukasi.

Petani Praktik Langsung
Pelatihan dilanjutkan dengan praktik pembuatan kombucha teh rambut jagung. Mahasiswa Program Studi Gizi memandu proses tersebut.

Sebelum praktik, peserta menyaksikan video tutorial mengenai tahapan pembuatan kombucha. Peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan proses pengolahan dengan pendampingan tim.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan praktik berlangsung. Mereka berkesempatan mempelajari proses pengolahan bahan pertanian menjadi produk minuman.

Tim dosen berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan kelompok tani dalam mengolah hasil pertanian. Diversifikasi produk juga diharapkan membuka peluang usaha baru dan meningkatkan nilai ekonomi bahan pangan lokal.

[red]

Berita Terbaru

Transisi Energi Berisiko Tingkatkan Ketimpangan, SMERU Beberkan Rekomendasi untuk Melindungi Kelompok Rentan

19 July 2025 - 20:16 WIB

Pidato Pengukuhan Guru Besar, Dosen Unpad Ini Singgung Kebijakan Gubernur KDM

8 July 2025 - 11:48 WIB

CME dan Universitas Prasetiya Mulya Berkolaborasi Gelar Business Economic Conference 2025

25 March 2025 - 18:25 WIB

Deep Learning dan Kurikulum Cinta untuk Penguatan Kompetensi Guru Indonesia

23 March 2025 - 12:39 WIB

Skandal Plagiarisme, Babak Baru Peter Carey Vs UGM

9 November 2024 - 18:25 WIB

Populer Berita Edukasi