<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mabes polri Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/mabes-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/mabes-polri/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Dec 2024 03:15:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>mabes polri Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/mabes-polri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Pembunuhan Oleh Oknum Polisi Dimana-mana, Ada Apa Dengan Korps Bhayangkara?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kasus-pembunuhan-oleh-oknum-polisi-dimana-mana-ada-apa-dengan-korps-bhayangkara/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kasus-pembunuhan-oleh-oknum-polisi-dimana-mana-ada-apa-dengan-korps-bhayangkara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 03:10:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<category><![CDATA[propam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5279</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kejadian polisi tembak polisi di jajaran Polres Solok Selatan Polda Sumatera Barat...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kasus-pembunuhan-oleh-oknum-polisi-dimana-mana-ada-apa-dengan-korps-bhayangkara/">Kasus Pembunuhan Oleh Oknum Polisi Dimana-mana, Ada Apa Dengan Korps Bhayangkara?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Kejadian polisi tembak polisi di jajaran Polres Solok Selatan Polda Sumatera Barat masih menjadi berita hangat, disusul oleh tragedi anggota polisi bunuh ibu kandungnya di daerah cileungsi Jawa Barat.</p>
<p>Belum lagi rentetan aksi kekerasan bersenjata oleh oknum Polri diantaranya penembakan Brigadir Josua Hutabarat, kemudian penembakan Aipda Ahmad Kamain, penembakan Briptu HT yang semuanya dilakukan oleh anggota Polri.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/polisi-tembak-polisi-dugaan-beking-kondisi-tambang-galian-c-di-solok-sumbar/">Polisi Tembak Polisi, Dugaan Beking &amp; Kondisi Tambang Galian C di Solok Sumbar</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Fenomena kekerasan bersenjata oleh oknum polri terhadap rekan polri dan keluarganya, dipandang memiliki latar belakang yang multidimensional, khususnya menyangkut gejala sosial, ekonomi, psikologis dan profesionalisme.</p>
<p>Reformasi yang membentuk Polri menjadi super body dibidang keamanan dan penegakan hukum, tampaknya telah merubah budaya Polri yang cenderung ego sektoral dan lebih mengedepankan nilai materialistik.</p>
<p>Bisa diamati bagaimana pembinaan karir di lingkungan Polri yang marak oleh budaya uang, bahkan tanpa sungkan memberi tarif untuk jabatan-jabatan basah serta pendidikan tertentu sebagai syarat memperoleh jabatan.</p>
<p>Beberapa indikasi di atas, membuat anggota Polri terjebak pada lingkaran bisnis illegal dan haram. Kodisi tersebut, membawa konsekuensi terkikisnya aspek keteladanan dan jiwa korsa dilingkungan internal Polri.</p>
<p>Mengemukanya ego sektoral di lingkungan polri, justru terjadi dikalangan petinggi polri. Kasus Sambo telah membuka tabir gelap, tindakan oknum jajaran petinggi polri, mengeksploitasi institusi untuk membangun “unit operasi khusus” dengan kewenangan tanpa batas, dibiayai dari bisnis illegal dalam rangka mengamankan dan mempertahankan kekuasaan politik.</p>
<p>Nampaknya konsep Democratic Policing, hanya sebagai cover menutupi grand scenario persekongkolan polri dengan kekuasaan politik. Dalam hal ini polri diduga, mengadopsi polisi rahasia Shah Iran yang bernama Savak.</p>
<p>Ego sektoral yang dibangun untuk, mempertahankan superioritas polri, telah berdampak terjadinya akumulasi beban tugas yang harus diemban anggota polri. Disisi lain reward yang diterima anggota polri amat bervariasi, mengakibatkan semakin lebar kesenjangan social dan ekonomi di lingkungan polri.</p>
<p>Oleh sebab itu kasus polisi tembak polisi maupun polisi tembak keluarganya, merupakan fenomena gunung es yang berpotensi menjadi ancaman bagi stabilitas keamanan yang sesungguhnya menjadi domain tugas polri.</p>
<p><strong>Sri Radjasa MBA</strong><br />
<em>-Pemerhati Intelijen</em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kasus-pembunuhan-oleh-oknum-polisi-dimana-mana-ada-apa-dengan-korps-bhayangkara/">Kasus Pembunuhan Oleh Oknum Polisi Dimana-mana, Ada Apa Dengan Korps Bhayangkara?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kasus-pembunuhan-oleh-oknum-polisi-dimana-mana-ada-apa-dengan-korps-bhayangkara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Berpangkat Aipda di Kediri, Ditangkap Karena Nyabu</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/polisi-berpangkat-aipda-di-kediri-ditangkap-karena-nyabu/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/polisi-berpangkat-aipda-di-kediri-ditangkap-karena-nyabu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 06:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<category><![CDATA[polisi nyabu]]></category>
		<category><![CDATA[polres kediri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4800</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Kepolisian Resor (Polres) Kediri, Jawa Timur, menangkap seorang oknum polisi berinisial FW...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/polisi-berpangkat-aipda-di-kediri-ditangkap-karena-nyabu/">Polisi Berpangkat Aipda di Kediri, Ditangkap Karena Nyabu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Kepolisian Resor (Polres) Kediri, Jawa Timur, menangkap seorang oknum polisi berinisial FW ketika sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu pada Sabtu (9/11) lalu. FW merupakan kepala unit (Kanit) Sabhara Kepolisian Sektor (Polsek) Ngancar.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/membelot-oknum-polisi-aske-mabel-deklarasi-jadi-panglima-kkb/">Membelot! Oknum Polisi Aske Mabel Deklarasi jadi Panglima KKB</a></span></h6>
</blockquote>
<p>FW merupakan polisi berpangkat ajun inspektur polisi dua (Aipda). Dia ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri. Selain dirinya, diamankan pula seorang sipil. Sejumlah barang bukti turut diamankan termasuk sabu dengan berat 19 gram.</p>
<p>Kepada awak media, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto membenarkan penangkapan anggotanya itu dilakukan saat malam hari di Wates. “Betul (Aipda FW ditangkap karena kasus sabu-sabu, Red). Diamankan oleh Satnarkoba Polres Kediri,” katanya.</p>
<p>Meski demikian Bimo belum bisa menjelaskan lebih mendalam hasil penyelidikan perkara tersebut. Dia berjanji akan menjelaskannya dalam sebuah konferensi pers. &#8220;Nanti akan segera kami (gelar pers) rilis,” ujar Bimo kepada awak media.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/polisi-berpangkat-aipda-di-kediri-ditangkap-karena-nyabu/">Polisi Berpangkat Aipda di Kediri, Ditangkap Karena Nyabu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/polisi-berpangkat-aipda-di-kediri-ditangkap-karena-nyabu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eks Anggota Kompolnas Minta Polisi Waspada Berfoto dengan Atribut Polri</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/eks-anggota-kompolnas-minta-polisi-waspada-berfoto-dengan-atribut-polri/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/eks-anggota-kompolnas-minta-polisi-waspada-berfoto-dengan-atribut-polri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 09:07:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[edy kuang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad iqbal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4038</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Eks Anggota Kompolnas RI sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/eks-anggota-kompolnas-minta-polisi-waspada-berfoto-dengan-atribut-polri/">Eks Anggota Kompolnas Minta Polisi Waspada Berfoto dengan Atribut Polri</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Eks Anggota Kompolnas RI sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan meminta aparat polisi agar waspada berofoto menggunakan atribut <a href="https://polri.go.id/">Polri</a>.</p>
<p>Pernyataan ini disampaikannya setelah viral foto kursi kerja Kapolda Riau Irjen Pol M. Iqbal yang diduduki cukong di sektor Sawit, Edy Kuang ketika berada di ruang kerja Kapolda.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/">Kok Bisa Kursi Dinas Kapolda Riau Diduduki Cukong Cangkang Sawit?</a></span></h6>
</blockquote>
<p>“Perlu hati-hati, waspada, dengan pihak-pihak tertentu. Apalagi yang menyangkut dengan atribut kepolisian. Intinya, ini harus menjadi perhatian dan hati-hati berfoto dengan siapa,” ujarnya kepada <strong>indonesiawatch.id</strong>, (18/10).</p>
<p>Menurutnya, ada pihak-pihak yang sengaja menyebarkan foto kedekatan Kapolda Riau dengan seorang pengusaha, untuk menjatuhkan citra Polri.</p>
<p>“Ada misalnya orang yang usahanya terganggu, kemudian berusaha menyebarkan foto tersebut, untuk menurunkan citra Polri. Kalau saya melihat, ada pihak-pihak yang sengaja melemparkan persoalan ini. Ada pihak atau oknum yang sengaja mau menurunkan citra Polri,” ujarnya.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/kapolda-riau-akrab-dengan-cukong-ipw-jadi-masalah-kalau-pengusahanya-pelanggar-hukum/">Cukong Duduki Kursi Kerja Kapolda Riau, IPW: Jadi Masalah Kalau Pengusahanya Pelanggar Hukum</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Edi menilai, foto tersebut merupakan bentuk rasa simpatik seorang masyarakat terhadap Kapolda Riau. Sehingga orang tersebut ingin berfoto di kursi Kapolda.</p>
<p>“Kalau orangnya memang sebagai ungkapan simpatik, kepada Kapolda Riau, bangga berfoto dengan kapolda riau. Cuma foto ini mudah dibuat viral sama netizen. Hal-hal ini perlu diwaspadai,” ujarnya.</p>
<p>Edi menyarankan agar peristiwa viralnya foto M. Iqbal dengan Edy Kuang menjadi bahan intropeksi Polri. “Kita harapkan foto ini menjadi bahan intropeksi, kepada seluruh jajaran polri. Menjadi pembelajaran,” pungkasnya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/eks-anggota-kompolnas-minta-polisi-waspada-berfoto-dengan-atribut-polri/">Eks Anggota Kompolnas Minta Polisi Waspada Berfoto dengan Atribut Polri</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/eks-anggota-kompolnas-minta-polisi-waspada-berfoto-dengan-atribut-polri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kok Bisa Kursi Dinas Kapolda Riau Diduduki Cukong Cangkang Sawit?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 16:37:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[edu kuang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kapolda riau]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad iqbal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4020</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Foto-foto dan video Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal dengan cukong di...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/">Kok Bisa Kursi Dinas Kapolda Riau Diduduki Cukong Cangkang Sawit?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Foto-foto dan video Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal dengan cukong di sektor Sawit, Edy Kuang mendadak viral di media sosial dan media online. Dari foto dan video yang dipublikasi media massa, tampak Iqbal dan Edy Kuang begitu akrab.</p>
<p>Tidak hanya di tempat-tempat publik, keduanya juga sering bersama dalam satu mobil hingga ruang kerja Iqbal. Bahkan dari foto yang beredar, tampak kursi Kapolda Iqbal diduduki pengusaha Edy.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/ipw-sebut-ada-dugaan-pungli-di-setukpa-polri-perputaran-uang-capai-rp-240-miliar/">IPW Sebut Ada Dugaan Pungli di Setukpa Polri, Perputaran Uang Capai Rp 240 Miliar</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Sontak kedekatan Iqbal dan Edy yang ramai di media mendapat kritikan dari masyarakat sipil. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (<a href="https://ylbhi.or.id/">YLBHI</a>) Pekanbaru, menilai bahwa kepolisian Riau seperti kehilangan integritasnya.</p>
<p>Menurut Direktur Eksekutif YLBHI Pekanbaru Andri Alatas, semakin hari kelakuan pihak kepolisian semakin menunjukan rusaknya internal korps Bhayangkara tersebut.</p>
<p>“Apalagi tindakan yang dilakukan Kapolda Riau, dimana memperlihatkan seorang cukong begitu gampang menduduki kursi yang seharusnya tidak bisa diduduki sembarangan kecuali Kapolda itu sendiri,&#8221; ujar Andri seperti dikutip dari media.</p>
<p>Organisasi masyarakat sipil lainnya, seperti Lembaga Pemantau Kebijakan Pemerintah dan Kejahatan di Indonesia (LP-KKI), juga mengkritik kedekatan Iqbal dengan Edy.</p>
<p>Ketua LP-KKI, Feri Sibarani mengatakan bahwa tidak ada urgensi dan relevansi atas kedekatannya dengan seorang pengusaha besar (Cukong) di Kota Pekanbaru.</p>
<p>“Sebenarnya secara kasat mata masyarakat sudah dapat menebak apa dibalik kedekatan Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal dengan Edy Kuang, seorang pengusaha besar Ekspor Cangkang sawit itu,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Feri, sangat tidak etis seorang Jenderal dengan jabatan publik sebagai Iqbal sering bersama pengusaha.</p>
<p>“Kalau dipikirkan, apa urusannya sampai seorang Kapolda harus kerap ke rumah seorang cukong? Apakah Kapolda Riau, Iqbal kurang kerjaannya? Sebagaimana kita ketahui, Riau ini sangat banyak masalah,” katanya.</p>
<p>Edy Kuang membenarkan bahwa dirinya sering berfoto dengan Iqbal. Bahkan ketika Edy berkunjung ke kantor Kapolda Riau saat Iqbal baru menjabat sebagai Kapolda Riau.</p>
<p>Ia beralasan bahwa foto bareng dengan Irjen M Iqbal di ruang kerja Kapolda Riau, merupakan suatu kebanggaan baginya. Pasalnya Edy dan Iqbal sudah lama berteman.</p>
<p>&#8220;Kami sahabat sudah hampir 22 tahun dari zaman sebelum beliau menjabat Kasat Lantas Polres Kota Pekanbaru. Hubungan kami sudah lebih dari sebuah pertemanan,&#8221; ujar Edy Kuang seperti dikutip dari oketimes.com.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/">Kok Bisa Kursi Dinas Kapolda Riau Diduduki Cukong Cangkang Sawit?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kok-bisa-kursi-dinas-kapolda-riau-diduduki-cukong-cangkang-sawit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuat Dugaan Vina Meninggal Saat Sedang Menstruasi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kuat-dugaan-vina-meninggal-saat-sedang-menstruasi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kuat-dugaan-vina-meninggal-saat-sedang-menstruasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 22:36:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kasus vina cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2381</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Kasus Kematian Vina Dewi pada 27 Agustus 2016, masih belum terungkap. Hampir...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kuat-dugaan-vina-meninggal-saat-sedang-menstruasi/">Kuat Dugaan Vina Meninggal Saat Sedang Menstruasi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><iframe class="my-youtube-video" title="KUAT DUGAAN VINA MENINGGAL SAAT SEDANG MENSTRUASI" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/nzzG0kwnUzQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Kasus Kematian Vina Dewi pada 27 Agustus 2016, masih belum terungkap. Hampir genap 8 tahun, pihak kepolisian belum mampu memastikan konstruksi peristiwa naas tersebut secara terang.</p>
<p>Baru-baru ini fakta mengejutkan mencuat. Sebelum meninggal pada malam hari, sorenya Vina sempat membeli dua pembalut. Hal ini terungkap dari pengakuan Widia Sari, teman Vina.</p>
<p>Dikutip dari tayangan video youtube <em>@diskursusnet</em>, Widia menyampaikan bahwa di hari yang sama sebelum meninggal, Vina sempat membeli dua buah pembalut sekitar jam setengah 3 sore.</p>
<p>Vina sampai meminjam uang sahabatnya Widia sebesar Rp50 ribu agar bisa membeli pembalut. Setelah mendapat pinjaman uang, Vina langsung bergegas ke warung terdekat, untuk membeli pembalut sekaligus mie instan.</p>
<p>&#8220;Dia (Vina) bilang begini. Kamu ada uang nggak Rp50 ribu? Buat apa, kata saya. Beli mie, lapar. nggak apa-apa yah minjem dulu, kamu jangan marah. Saya kasih, terus dia (Vina) langsung ke warung belakang ini. Beli indomie dua sama pembalut dua,&#8221; Widia menceritakan oborlannya dengan Vina.</p>
<p>Umumnya ketika masa menstruasi (haid), perempuan memiliki kebiasaan menyimpan beberapa pembalut. Diduga kuat pada saat meninggal, Vina sedang mengalami masa menstruasi.</p>
<p>Berdasarkan temuan kepolisian 8 tahun silam, selain dibunuh, Vina juga diperkosa. Dugaan ini, tertuang dalam tuntutan jaksa.<br />
Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) ketika persidangan, Vina diperkosa beramai-ramai setelah ditusuk pada bagian dada dan perut.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kuat-dugaan-vina-meninggal-saat-sedang-menstruasi/">Kuat Dugaan Vina Meninggal Saat Sedang Menstruasi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kuat-dugaan-vina-meninggal-saat-sedang-menstruasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ormas Pukul dan Tendang Para Jurnalis Saat Liputan Vonis Koruptor Syahrul Yasin Limpo</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ormas-pukul-dan-tendang-para-jurnalis-saat-liputan-vonis-koruptor-syahrul-yasin-limpo/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ormas-pukul-dan-tendang-para-jurnalis-saat-liputan-vonis-koruptor-syahrul-yasin-limpo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 06:02:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[dewan pers]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[mabes polri]]></category>
		<category><![CDATA[PN Jakarta Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[polda metro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2074</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Sidang vonis eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) gaduh. Beberapa jurnalis...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ormas-pukul-dan-tendang-para-jurnalis-saat-liputan-vonis-koruptor-syahrul-yasin-limpo/">Ormas Pukul dan Tendang Para Jurnalis Saat Liputan Vonis Koruptor Syahrul Yasin Limpo</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><iframe class="my-youtube-video" title="Wartawan media nasional dipukul, ditendang, saat liputan koruptor #syahrulyasinlimpo" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/Y8IFVuTWHGo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Sidang vonis eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) gaduh. Beberapa jurnalis media massa pers mengalami kekerasan dan intimidasi. Sekelompok Ormas melakukan pemukulan dan menendang para jurnalis ketika meliput sidang vonis SYL di PN Jakarta Pusat, (11/07).</p>
<p>Diduga Ormas tersebut tidak puas dengan vonis putusan hakim, yang menetapkan kalau Syahrul Yasin Limpo adalah koruptor. Hakim memvonis SYL dengan kurungan penjara 10 tahun.</p>
<p>Peristiwa kekerasan itu terjadi saat SYL hendak memberikan keterangan pers usai sidang digelar. Namun sekelompok ormas yang memadati lokasi disebut menghalangi proses peliputan awak media sehingga memantik kericuhan.</p>
<p>Saat kejadian itulah, juru kamera Kompas TV Bodhiya Vimala menceritakan, sempat dikejar, ditendang, dan dipukul oleh sejumlah pria diduga ormas tersebut. Bodhiya berusaha menghindar dari kejaran itu.</p>
<p>“Memang saya sempat dikejar sama ormas. Dari sebagian ormas itu, tadi yang saya lihat ada tiga orang ngejar saya. Mukul, nendang segala macam, berbuat seperti itu,” kata Bodhiya.</p>
<p>Bodhiya mengaku mengalami kerugian kerusakan kamera. Ia kini telah membuat laporan atas kejadian itu ke Polda Metro Jaya.</p>
<p>Jurnalis TV One, Firdaus (38), juga mengaku mengalami kekerasan dari polisi usai SYL keluar dari ruangan sidang. Firdaus menyebut, aksi dorong-dorongan sudah terjadi sejak di dalam ruangan sidang.</p>
<p>“Ketika ‘chaos’, saya kebawa arus ke belakang, dan ada dorong-dorongan antar polisi, ormas, dan wartawan karena ruangan itu penuh orang. Akhirnya saya jatuh dan LCD kameranya rusak. LCD kamera rusak dan tripod saya mengenai orang lain di belakang saya,” kata Firdaus.</p>
<p>Ketika Bodhiya dikejar kelompok ormas, Firdaus juga berinisatif merekam kejadian dan berusaha melerai.</p>
<p>Korban lain, juru kamera MNC TV, Dede Rudi (38), mengatakan Ia bersama teman reporter perempuan dari Sea Today yang tidak ia kenali namanya ikut terjatuh akibat berdesak-desakan dan dorong-dorongan pada kejadian itu. Tripodnya hancur dan mengalami luka.</p>
<p>“Reporter perempuan itu menangis, Sedangkan lutut saya luka berdarah dan memar” katanya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ormas-pukul-dan-tendang-para-jurnalis-saat-liputan-vonis-koruptor-syahrul-yasin-limpo/">Ormas Pukul dan Tendang Para Jurnalis Saat Liputan Vonis Koruptor Syahrul Yasin Limpo</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ormas-pukul-dan-tendang-para-jurnalis-saat-liputan-vonis-koruptor-syahrul-yasin-limpo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-22 20:59:59 by W3 Total Cache
-->